dann496 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:    Dengan segala hormat Bro Mokhan, saya 
rasa ini bukan masalah Indonesia dijajah Malaysia tetapi memang efek dari 
prinsip bisnis "siapa yang kuat, dia yang menang" , yah dalam kasus ini siapa 
yang lebih sigap dan punya modal kuat, dia yang dapat jatah siaran".

Toh tontonan sepakbola memang bukan tontonan gratis kok. Hampir di semua negara 
kudu bayar untuk nonton.

Cheers

Danny
Ganteng & Baek Hati

--- In [email protected], "mcmokhan" wrote:

Tapi musin depan masih di RCTI kan...hmm dampak globalisasi.. lama2 Indonesia 
makin dijajah malaysia heheh
 
 Salam,
Mokhan
============
   
  dijajah secara fisik mah emang nggak bro, cuma dikit-dikit apa yang kita 
punya "keambil" malaysia. cek aja tuh kebun kelapa sawit kita, sebagian udah 
punya malaysia. ye gimana lagi, dampak langsung pasar bebas. gak bisa disalahin 
malaysianya kalo punya ekonomi kuat. bisnis kita cuma kuat dikandang sih, udah 
cukup puas dengan pasar domestik. kenapa nggak MNC (ini swasta nasional kita 
khan?) ngambil hak-hak siar olahraga yang ada, kalo gini khan bisa justru MNC 
yang punya hak siar buat asia tenggara??? jangan jadi jago kandang thok.
   
  sebenernya masalahnya cuma satu, sebagian besar kita gak mampu bayar Pay TV, 
mau Astro kek, mau MNC kalo udah gak jago kandang. Soal gratis ya sebenernya 
dari dulu juga gak ada yg gratis, SCTV pegang EPL atau Piala Dunia, RCTI pegang 
UCL, TV7 pegang Serie A, ya mereka bayar, cuma bayarnya dibebanin ke sponsor. 
Dari bayaran hak siar itu juga jadi salah satu sumber klub2 bola hidup. 
sekarang khan gak ada Open TV Stations yang mampu gandeng sponsor sehingga 
kalah dari Astro. Apa yang kita saksikan "gratis" selama ini khan juga 
sebenernya dibayar sponsor (baca: perusahaan produk barang konsumsi). Gimana 
mau ada banyak sponsor kalo ekonomi negara juga ancur-ancuran.
   
  hal lain, pemerintah mau "nutup" akses Astro?? hehehe...sulit, bisa2 
pemerintah dituntut ke WTO segala rupa. perjanjian pasar bebas tidak 
membolehkan sebuah pemerintahan manapun nambah2 aturan yang tujuan akhirnya 
nutup persaingan bebas. gak bisa seenaknya atas nama nasionalisme sebuah 
pemerintah nutup usaha sebuah perusahaan asing. 
   
  cara paling bener, ya ekonomi nasional bangkit donk, pemerataan hasil 
pembangunan yang bener, ditingkatkan purchasing power rakyat (mantab bahsanya), 
pilih pemerintah yang bener (hihihi...kampanye), pokoknya jadi negara kaya 
seperti malaysia....:)
   
  masih gak mampu juga, kalo memang gila bola, ya cari temen patungan Astro. 
Gak bisa juga, ya pasrah, nikmati aja sinetron sambil berdoa Serie A juga 
dibeli Astro biar sama-sama ngalamin apesnya gak bisa nonton bola 
"gratis"...hehehe...
   
  -omar-
   
  * Feliz CumpleaƱos Rafa Benitez *
   


 
  ---------------------------------
  his armband proved he was a red, torres, torres
you'll never walk alone it said, torres, torres 
   

       
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke