Selasa, 22 Apr 2008,

Rafa Unggul Jam Terbang

LIVERPOOL - Pelatih Chelsea Avram Grant boleh saja dikritik karena
kalah pamor jika dibandingkan dengan pendahulunya, Jose Mourinho.
Grant juga dianggap tidak memberikan gaya permainan menghibur bagi
Chelsea. Namun, anggapan berbeda justru disampaikan oleh Rafael "Rafa"
Benitez, arsitek Liverpool.

Benitez mengatakan, tidak ada yang berubah dari permainan Chelsea di
masa Mourinho maupun saat dipegang oleh Grant. "Saya tidak melihat
Chelsea musim ini lebih lemah daripada sebelumnya. Yang beda mungkin
hanya sesi konferensi pers," ungkap dia sedikit berseloroh di situs
resmi tim.

Di mata Benitez, Grant mampu memberikan prestasi lumayan bagus bagi
kiprah Chelsea sejauh ini. Sekalipun menggantikan Mourinho di tengah
jalan, The Blues -sebutan Chelsea- mampu dibawa oleh Grant untuk lolos
ke final Piala Carling (Piala Liga Inggris), menembus semifinal Liga
Champions, dan masih berpeluang tampil sebagai juara di Premier League.

Tak hanya itu, Grant lebih baik daripada Benitez jika ditilik dari
rekor pertemuan. Dari dua kali head to head, Grant menang sekali dan
seri sekali. Kemenangan tersebut diraih oleh Grant saat Chelsea
menaklukkan Liverpool di perempat final Piala Carling (Piala Liga
Inggris) pada 19 September lalu. Pada laga di Stamford Bridge itu,
Chelsea menang 2-0. Sementara itu, hasil seri (0-0) terjadi di laga
Premier League pada 19 Februari lalu, juga di Stamford Bridge.

Hanya, situasi bakal berbeda di Liga Champions. Benitez lebih punya
jam terbang daripada Grant. Mengingat leg pertama semifinal dihelat di
Anfield, itulah ujian sesungguhnya terhadap kapasitas Grant. Mampukah
pelatih asal Israel tersebut meraih sukses atas Benitez di kandang
Liverpool?

Grant mungkin besar kepala karena Benitez mengaku cukup
memperhitungkan kapasitas koleganya itu. Karakter Grant yang tidak
terlalu obral bicara seperti Mourinho dinilai oleh Benitez punya
pengaruh berbeda. Taktik dan strategi Grant yang baru musim ini
melatih klub Inggris tersebut sulit ditebak.

"Biasanya, saya bisa menebak apa yang akan dilakukan oleh Chelsea dari
perkataan atau isyarat Mourinho. Tapi, Grant berbeda. Saya sulit
berkomentar tentang dia," tutur pelatih 48 tahun itu.

Di sisi lain, mantan pelatih Valencia dan Osasuna tersebut mengaku
lebih respek terhadap Grant daripada Mourinho. Hal itu terlepas dari
anggapan bahwa Mourinho merupakan media darling di Inggris. "Mungkin,
mayoritas publik Inggris merindukan Mourinho. Tapi, saya tidak," tegas
Benitez. (dns/aww)



Kirim email ke