Firdauf Achmad Dhewata wrote: > > --- In [email protected] <mailto:bolaml%40yahoogroups.com>, Frely > Pakan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > monggo dibagi sendiri.. > > italia: 11 juara dari 53 kali partisipasi > > spanyol: 11 juara dari 53 kali partisipasi > > inggris: 11 juara dari 47 kali partisipasi <---dah pasti juara > musim ke 53 tim premiership kan? > > > > dari angkanya keliatan kan tim dari liga mana yang dominan di > champions league. > > monggo dikalkulator sendiri persentasenya.. yang penting jangan > minjem kalkulatornya essien aja deh :D > > gak usah itungin juga pecundang2 di final biar statistiknya lebih > bagus.. toh jadi juara 2 di liga champions gak ada efek apa2nya.. > > ah .. percuma bro, mau pake kalkulator ato sempoa tetap EPL adalah > liga para pecundang, karena mereka tidak pernah jadi pemain terbaik > dunia dan kapten para juara dunia tidak pernah ada yg bermain di > liga pecundang ini. Rudy, silahkan diputer lagi kaset butut-nya > > *angkat topi buat liga pecundang musim ini :) :) > > Alkaizer >
[rudy] Ntar dulu, durasi kasetnya mau dibikin lebih panjang :D Sampai 2010. Nich pemain kaya gini cuma main di Liga Juara Dunia, Eropa sudah takluk ama dia....sekarang saatnya menggagahi benua hitam. Coba deh, kasih unjuk sama gw bintang terbaik EPL yang berani mencanangkan target menjadi bintang di Piala Dunia 2010??? Cristiano Ronaldo? Fabregas? Adebayor? atau Drogba??? jangan2 terulang lagi kalah sama Brazil 3-0 tuh bintang2 EPL sudah bangga :D Yang No. 7 tuh Eropa aja masih berharap, yang ini sudah ngacir. Senin, 28/04/2008 11:40 WIB Puncak Kaka Baru Dua Tahun Lagi Kris Fathoni W - detikSport Milan - Penghargaan Pemain Terbaik Dunia sudah diraih Kaka pada tahun 2007, sebagai pengakuan atas kemampuannya. Namun itu belum apa-apa, karena permainannya bisa jadi baru mencapai puncak dua tahun mendatang. Siapa yang bisa membantah kalau Kaka adalah salah satu pemain sepakbola terhebat saat ini. Sederet penghargaan individu pengukuh argumen itu pun sudah diterimanya tahun 2007 lalu. Musim ini, pemain dengan nama lengkap Ricardo Izecson dos Santos Leite tersebut memang mengalami sedikit penurunan performa. Namun di Seri A, namanya tetap jadi topskorer buat timnya, AC Milan. "Saya pikir yang terbaik belumlah terlihat. Tahun 2007 sangat luar biasa tapi saya pikir saya bisa meningkatkan diri secara teknik dan fisik," tutur Kaka kepada media Brasil Lance, yang dilansir Yahoosport, Senin (28/4/2008). Dengan prediksi yang berbalur harapan dan tekad, Kaka menyatakan kalau level permainan dirinya akan mencapai puncak dua tahun mendatang. Saat itu, pemain yang genap berumur 26 tahun pada 22 April lalu tersebut, akan mencapai usia emas pesepakbola. "Saya ingin mencapai tingkat yang sangat tinggi (untuk Piala Dunia 2010). Saya akan berusia 28, di puncak saya. Itu bisa jadi Piala Dunia yang hebat buat Brasil, siklus dan para pemain baru," imbuh dia. Kaka memang selalu ingin memberikan yang terbaik buat negaranya itu. Tak ayal kalau dia juga mengaku ingin membela Selecao di Olimpiade 2008 mendatang. "Belum pernah ada yang mempersembahkan medali emas (buat Brasil), itu adalah motivasi besar. Tapi bagaimana saya bisa ke Olimpiade bukanlah keputusan saya," jelas Kaka. Meski ingin senantiasa mengharumkan negaranya, seorang pemain sepakbola, sehebat apapun, pasti punya batas. Itulah mengapa Kaka hanya angkat bahu ketika ditanyakan apakah masih akan berlaga di Piala Dunia 2014 saat negaranya jadi tuan rumah. "Saya tak tahu apa akan ada di sana (bermain). Tergantung dari kesiapan fisik saya, jika saya masih dalam kondisi untuk bermain sepakbola dalam level tinggi, (serta) punya motivasi tepat untuk bermain di Piala Dunia," tandas dia. (krs/a2s) Ciao [/rudy] -- Cavaliere AC Milan atau tidak sama sekal!
