Eropa sih kita gak bisa harapkan untuk benar2 clean dari yg namanya racism. Kan sering dibilang, kulit putih itu merasa mereka sebagai ras yg paling bagus ketika keluar dari oven. Itu kata mereka. Tapi kan gak semua racism. Biasanya mereka yg masih punya hati - punya logika - dan sudah keluar sarang - akan lebih terbuka matanya. Yg belum keluar sarang tapi mungkin masih punya hati dan pikiran, tarik deh tuh sama klub luar, didik dia untuk membuka mata dan juga menyumbang prestasi. Balik-balik ke Rusia kan bisa bikin yg rasis jadi lebih terbuka pula matanya.
Itu idealnya. Pelaksanaannya entahlah ... Delfiar ----- Original Message ----- From: Ari Muladi To: [email protected] Sent: Thursday, May 15, 2008 8:25 AM Subject: RE: [BolaML] Re: Final UEFA Zenit adalah klub rasialis. bila pelatih berencana rekrut pemain baru pertanyaan pertama dari managemen board dan fans adalah apakah dia negro? bukannya prestasi dll nya. . [Non-text portions of this message have been removed]
