omar wrote: > > --- Adi Bagus <[EMAIL PROTECTED] <mailto:zonalima6%40gmail.com>> wrote: > > 2008/5/25 omar <[EMAIL PROTECTED] <mailto:rafa_once%40yahoo.co.id>>: > > btw, kalo gue termasuk yg disurvey, gue gak nyebut > diponegoro, dll.....gue sebut radin inten, satu2nya > pahlawan nasional dari daerah gue. > > -omar- > > ==>>AB: Terus kalo saya milihnya Ngurah Rai, gitu ya > pak? He he he Kalo semua gitu, tetep aja yang terpilih > Diponegoro. Bicara tentang Diponegoro, waktu kecil > terkagum2 sama beliau, salah satunya karena di gambar2 > terlihat gagah di atas kuda yang dua kaki > depannya terangkat. > ===================== > > hehehehe...mumpung jaman reformasi, boleh donk pakde > Adi kalo gue gak milih Diponegoro. Lagian memangnya > Diponegoro pahlawan nasional apa, lha negara Indonesia > aja belum ada. Diponegoro nglawan Belanda khan lebih > karena hak-hak privilege sebagai bangsawan diganggu. > > soal gagah, lebih gagah pattimura donk, bawa2 golok > gede....:) > > -omar- >
[rudy] Satahu gw, Diponegoro adalah putra sulung Sri Sultan Hamengkubuwono III dengan nama kecil *Bendoro Raden Mas Ontowiryo*.yang ga mau dijadikan raja dan lebih memilih berjuang mengusir Belanda bersama rakyat. Mungkin orang sulit melupakan perang Diponegoro/perang jawa yang konon menewaskan separuh masyarakat Jogja(Mataram) ketika itu dan me. CMIIW. Sedikit tentang Perang Diponegoro. Perang Diponegoro (Inggris:The Java War, Belanda: De Java Oorlog), adalah perang besar dan menyeluruh berlangsung selama lima tahun (1825-1830) yang terjadi di Jawa, Hindia Belanda (sekarang Indonesia), antara pasukan penjajah Belanda di bawah pimpinan Jendral De Kock[1] melawan penduduk pribumi yang dipimpin seorang pangeran Yogyakarta bernama Pangeran Diponegoro. Dalam perang ini telah berjatuhan korban yang tidak sedikit. Baik korban harta maupun jiwa. Dokumen-dokumen Belanda yang dikutip para ahli sejarah, disebutkan bahwa sekitar 200.000 jiwa rakyat yang terenggut. Sementara itu di pihak serdadu Belanda, korban tewas berjumlah 8.000. Perang Diponegoro merupakan salah satu pertempuran terbesar yang pernah dialami oleh Belanda selama menjajah Nusantara. Peperangan ini melibatkan seluruh wilayah Jawa, maka disebutlah perang ini sebagai Perang Jawa. Ciao [/rudy] -- Cavaliere AC Milan atau tidak sama sekal!
