mungkin karena beda "hawa" di Inter lebih panas ketimbang di Lazio artinya 
perseteruan gengsinya lebih dominan... karena nilai investasi pengaruhnya cukup 
besar kali yaa...
Salam kenal,
Fath


----- Original Message ----
From: Don Rudy <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, May 30, 2008 11:28:45 AM
Subject: [BolaML]Sebelum Pemecatan, Sempat Adu Mulut


[rudy]
Inter..Inter, kenapa pelatih berbakat seperti Mancini bisa jadi terlihat 
"biasa-biasa" saja di Inter. Ketika dia melatih Lazio, permainan timnya 
ketika itu boleh dibilang sangat baik, sentuhan satu-dua, ball 
possession, determinasi. ..Tapi ketika menangani Inter dia seperti 
mengalami kesulitan untuk menginterpretasikan ide-idenya mungkin 
nasibnya lebih baik dari Lippi ketika mengangani Inter dulu, tapi 
penggemar sepakbola Italia masih berharap karirnya sebagai pelatih bisa 
berlanjut dan lebih sukses sesuai kapasitasnya. Gw termasuk orang yang 
percaya Mancini bisa menjadi pelatih besar seperti para pendahulunya 
seperti Sacchi, Capello, Lippi, Ancelotti atau Trapattoni.
Ciao
[/rudy]

Jumat, 30/05/2008 03:05 WIB | detiksport.com

Sebelum Pemecatan, Sempat Adu Mulut
Mohammad Yanuar Firdaus - detiksport

Milan - Keputusan pemecatan yang dikeluarkan kubu Inter hari ini 
merupakan puncak dari perseteruan Massimo Moratti dan Roberto Mancini. 
Bahkan kabarnya, keduanya sempat terlibat adu mulut yang cukup sengit.

Diwartakan Il Giornale, seperti dikutip Goal, Jumat (30/5/2008), perang 
kata-kata Moratti dan Mancini terjadi saat keduanya saling bertemu 
Selasa (27/5) silam di kediaman Mancini. Pertemuan yang konon 
berlangsung selama 20 menit itu diisi dengan saling tuduh.

Media Italia Il Giornale mempublikasikan kopi dari perseteruan verbal 
tersebut. Demikian salinan isinya:

Moratti: Halo Roberto, bagaimana kabarnya?
Mancini: Baik-baik saja, terima kasih.
Moratti: Keluarga?
Mancini: Baik juga, terima kasih.
Moratti: Roberto, saya harus menyampaikan beberapa kabar buruk.
Mancini: Sudah saya duga.
Moratti: Saya harus melepasmu.
Mancini: Bukan, kamu ingin melepas saya. Itu artinya berbeda.
Moratti: Bukan, jangan berbicara seperti itu. Kamu tahu, tim, saya telah 
berbicara dengan mereka dan sesuatu berjalan tidak semestinya. Jadi, 
lebih baik diubah saja.
Mancini: Jangan ngomong seperti itu, kamu sudah mengontrak Mourinho 
sejak Januari.
Moratti: Tidak, tidak sama sekali, bukan seperti apa yang jadi perkiraanmu.
Mancini: Tidak! Kamu sudah memberi saya banyak cerita dan kebohongan 
selama berbulan-bulan. Saya selalu bersikap benar dan saya tidak pernah 
berbohong padamu. Saya tak akan bisa mengerti keputusan ini.
Moratti: Apa yang kamu bicarakan? Jangan seperti ini, dengarkan saya!
Mancini: Apa yang harus saya dengarkan? Kamu bahkan tidak merayakan 
pesta scudetto ini.
Moratti: Apa hubungannya dengan semua ini? Tenanglah dan mari kita 
bicara baik-baik.
Mancini: Melihat kamu akan melepas saya, saya bahkan tidak berniat sama 
sekali untuk mendengarkan kamu lagi.
Moratti: Jangan pergi seperti ini, mari kita setidaknya bicara mengenai 
pembayaran biaya kepergianmu
Mancini: Saya tak ingin uang pembayaran itu, kamu harus memberi saya 
uang selama empat tahun masa kontrak saya dan saya tidak akan melepas 
satu euro-pun. Tapi jangan khawatir, kamu akan mendengar kabar dari 
pengacaraku, dan dengan ini saya pergi.

( ian / roz )

-- 
Cavaliere
AC Milan atau tidak sama sekal!

 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke