Menurut feeling gw ini bakal terjadi

Dan kalo bener2 terjadi, jerman akan melangkah ke semifinal dengan skor
tipis atau pinalti

 

 

*anjrit, blom terjadi aja udah langsung sok2 nebak siapa yang menang

- pake skor tipis dan penalti2an segala lagi

' sotoy banget dah gw

~heheehhe

 

________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of Yonas Taswiyanto
Sent: Monday, June 16, 2008 10:25 AM
To: [email protected]
Subject: [BolaML] Menunggu Jerman vs Portugal

 

Bukan mendahului yg belum terjadi.

Duel Jerman vs Portugal kemungkinan tak terhindarkan.
Dimana menariknya ?

Beberapa pengamat berpendapat, klo era Piala Eropa saat ini kurang
menarik, karena tim-tim yg bertanding hanya mementingkan lolos/menang
dan tidak mempedulikan sepakbola indah.

Ini hanya pendapat pengamat lho ? Tentu saja sangat debatable.

Yg menarik, beberapa pengamat seperti pelatih Argentina Basile,
mengatakan, klo sekaranng ini cuma 2 tim yg "memiliki playmaker" di
antara tim2 lain berlaga di PE 2008.
"A playmaker is an attacking player who controls the flow of the
team's offensive play, and is often involved in passing moves which
lead to goals", dan menurut mereka cuma Jerman dan Portugal yg memiliki.

Jerman dgn Ballacknya dan Portugal dgn Deconya.
Sementara tim2 lain tidak secara jelas, memilik seorang playmaker, "yg
katanya" kunci dari keindahan permainan sepakbola.

Klo kita setuju dgn Basile dan pengamat lain, tentunya bakal terjadi
duel sangat menarik antar Ballack vs Deco.
Tidak diragukan lagi, kedua pemain memiliki kemampuan seimbang dalam
menjalankan fungsinya sebagai "playmaker".
Dan menariknya kedua pemain ini juga ditunjang oleh pemain2 lain yg
memiliki kualitas di atas rata2 ?

Ballack didampingi Frings yg selalu menempel Ballack saat Ballck maju
ke depan, sementara Deco semakin padu dgn "temuan" Scolari si
Moutinho, yg semakin oke saja.

Lini depan, Jerman lebih unggul dgn duet Klose dan Gomes plus Podolski
yg makin tajam, sementara lini tengah Portugal jelas lebih berbahaya
dalam mencetak gol dgn adanya Ronaldo.

Lini belakang, Portugal sangat pede dgn Carvalhonya, sementara Jerman
harus bekerja keras utk memaksimalkan duet Mertesacker dan Metzelder.

Utk kiper, walo Lehmann lebih berpengalaman, namun kemampuannya
relatif seimbang dibanding Ricardo.

Utk permainan secara umum, Jerman "terbiasa" dgn textbook dan
keteraturan serat disipilin tinggi, sementara Portugal karena faktor
Scolari, bisa menjadi sebuah tim yg penuh dgn improvisasi.

Jerman dgn textbooknya, sdh mengalami batu sandungan saat ga bisa
lepas dari permainan ketat Kroasia dan kalah dgn 1-2. Sementara
Portugal walo sengaja "melepas" partai vs Swiss 0-2, namun terbukti
kesulitan klo pemain lapis pertama mereka absen, di sisi lain jelas
Portugal bakal merasa lebih segar dibanding Jerman saat mereka bertemu
nanti.

So, tim textbook dan disiplin tinggi vs tim yg sedang on fire dan
penuh dgn improvisasi ?

Pasti seru !

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke