Hanya satu kata : HAJAR CELTICS !!
(lho kok 2 kata ..)

=============================================================
Lakers Perpanjang Nafas
Kris Fathoni W - detikcom

Los Angeles, Los Angeles Lakers memperpanjang "nyawa" dengan 
kemenangan 103-98 atas Boston Celtics di game kelima final NBA. 
Lakers kini memangkas ketinggalan jadi 2-3.

Belum pernah ada tim yang memenangi titel juara NBA setelah 
tertinggal 1-3. Ke-28 upaya sebelumnya telah gagal tapi kini Lakers 
punya kans jadi tim pertama yang melakukannya.

Menjamu Celtics di Staples Center, Lakers langsung menggebrak dan 
menutup kuarter pertama dengan unggul jauh 39-22. Tapi Celtics ganti 
dominan di kuarter kedua dengan menambah 30 angka, sedangkan Lakers 
hanya 16. Paruh pertama pertandingan ini ditutup dengan keunggulan 
tipis Lakers 55-52.

Memasuki kuarter ketiga, Lakers membenahi penampilan dan kembali 
mampu melebihi raihan angka Celtics di kuarter tersebut, sebanyak 
tiga bola. Keunggulan terjaga, pertandingan pun akhirnya bisa 
dimenangi kendati di kuarter terakhir Celtics coba mengejar.

Kobe Bryant tampil jadi pencetak poin terbanyak buat Lakers, yaitu 
25 angka, termasuk dunk menentukan di menit-menit akhir. Tujuh 
rebound dan empat assist ditambahkannya. Paul Gasol dan Lamar Odom 
juga bermain apik buat Lakers. Gasol mengemas 19 poin, 13 rebound 
dan enam assist, sementara Odom bikin 20 poin dan 11 rebound.

"Kami tak ingin melihat sampanye (perayaan Celtics). Itu tak mudah. 
Saya tak berharap bakal mudah," tegas Odom seperti dikutip 
Yahoosport, Senin (16/6/2008).

Sementara Celtics dimotori oleh Paul Pierce yang mengemas poin 
terbanyak dalam pertandingan, yakni 38 angka. Sayangnya, dulangan 
angka Pierce yang luar biasa tidak diikuti oleh rekan-rekannya. 
Selain Ray Allen, yang membuat 16 poin, dan Kevin Garnett (13 
angka), tidak ada lagi pemain Celtics yang mengemas poin sampai dua 
digit.

Hasil imbang membuat pertandingan akan memasuki game keenam, yang 
dihelat di Celtics. "Kami sudah pernah menang di tandang sebelumnya. 
Kami sudah pernah bermain di atmosfer yang alot," lugas Bryant.


Kirim email ke