Kagem delfiars (halah ikut-2an, Kagem artinya apaan sih?) IMHO: Mengenai tidak semangatnya tiap tim di Piala Eropa mungkin alasannya sama dengan tidak optimalnya setiap tim di event tengah-tahunan lainnya (Piala Dunia)..
Setiap pemain sudah memberikan 110% energi, konsentrasi, dan waktunya untuk klubnya masing-masing selama satu tahun penuh, wajar kalau di event antar negara ini konsentrasi dan energinya tinggal sisa-sisanya saja.. Tapi kemudian Piala Eropa dikatakan bukan target utama? sepertinya nggak juga. Italia - Jerman - Prancis lebih ngotot di Piala Dunia ketimbang Piala Eropa? Bahan perbandingannya cuma Piala Dunia 2006 sih.. Coba bandingkan prestasi Italia di Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000 dan Piala Dunia 2002.. yang paling kinclong ada di Piala Eropa kan? Bandingkan juga prestasi Prancis di Piala Eropa 2000 dan Piala Dunia 2002.. Piala Eropa jadi juara, di Piala Dunia cuma penggembira.. Atau Prancis di Piala Dunia 1990 (nggak lolos), Piala Eropa 1992 (penyisihan grup), Piala Dunia 1994 (nggak lolos), dan Piala Eropa 1996 (perempat final).. Di Piala Eropa prestasi mereka selalu lebih bagus dari Piala Dunia. Dan yang lebih nyata lagi, setelah mereka Juara Piala Dunai 1998, mereka juara lagi Piala Eropa 2000.. kalau Piala Eropa adalah kejuaraan kelas dua bagi mereka, dari mana Prancis dapatkan semangat dan motivasi di Piala Eropa 2000?? Khusus Jerman, mungkin Piala Dunia > Piala Eropa bisa dimengerti kalau liat prestasinya 1998, 2000, 2002, 2004, 2006.. semua berakhir dengan prestasi di Piala Dunia lebih oke.. Tapi liat juga Piala Dunia 1994 dan Piala Eropa 1996.. Melempem di Piala Dunia tapi justru juara Piala Eropa 2 taun kemudian? trus mundur ke belakang lagi: Piala Dunia 1978, Piala Eropa 1980, dan Piala Dunia 1982.. Jerman justru juara Piala Eropa 1980 sementara di 2 Piala Dunia yang mengapitnya mereka gagal. Salam, --- In [email protected], <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Dari sudut pandang gw pribadi sih, gw melihat semangatnya beda ... > Orang melihat torehan sesuatu (apalagi juara) di Piala Dunia sebagai sesuatu yg extraordinary. > > Sekarang kita lihat tim-tim tradisional di Piala Dunia. Ada berapa tim sih yg pernah juara Piala Dunia yg sekarang ikut Piala Eropa ini? > Nih list-nya : > Italia 4x > Jerman 3x > Perancis 1x > (ada yg kurang gak ya, nulisnya buru2) > Ketika Piala Dunia mereka sampai begitu menggebu-gebu. Capaian ketiga tim di atas pun cukup membubung. Italia juara, Perancis runner-up. Jerman pun kita tau permainan mereka di Piala Dunia yg baru lalu, ciamik, sehingga orang pun heran dengan kondisi sekarang yg seolah ditinggalkan roh yg kemaren menemani di Piala Dunia. > > Sekarang gimana kita lihat semangat ketiganya? Melempem kan? (Xixixixixi, masih ada yg antene/perimeter-nya berdiri kah denger kata ini ... ?) > Itulah, gw merasa mereka tidak terlalu bersemangat di turnamen 4 tahunan benua Eropa ini. Nggak juara pun nggak apa-apa, asalkan mereka melihat dan mendapatkan bibit-bibit baru untuk segera diorbitkan ke level Piala Dunia. > Lain dengan turnamen 4 tahunan di level antar benua alias Piala Dunia. > > Atau ada yg melihat mereka, tim dan pemainnya, betul-betul redup? Rasanya tidak ... kita rasanya (bagi yg melihat secara wajar tentunya alias tidak berdasar sakit hati) taulah siapa-siapa saja dibalik tim Italia, Jerman, Perancis ... > Fair harus diakui mereka masih mempunyai monster dan predator menakutkan di lini depan, masih memiliki maestro dan dirigen terbaik di lapangan tengah, dan tentunya tembok liat di lini belakang dan kipernya. > > Lain dengan tim seperti Spanyol, Belanda, dll ... selama ini dan sejauh ini, Piala Eropa inilah baru playground yg bisa mereka kuasai ... > > Jadi, IMHO, semangat sudah tidak sebesar ketika Piala Dunia bagi tim-tim tradisional dan langganan juara Piala Dunia. Kalo versi beberapa teman di sini PD > Euro, hehehe ... juara Euro 5-6 kali, bahkan 10 kali tidak akan lebih bernilai dibanding juara PD 1-2 kali ... rasanya begitu, wallahu'alam ... hanya Tuhan yg tau ... > > > > Delfiar > >
