Dominasi klub kaya ?

Zenit Rusia bukan klub kaya tu.



*pecat Platini.


--- In [email protected], heye <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> [h]
> gw rasa Platini emang concern sekali masalah pemerataan kualitas liga
> di negara2 eropa,
> dan salah satunya adalah dengan ide pengadaan salary cap,
> hal ini sudah berjalan bagus di NBA, dan menghasilkan kecenderungan
> meratanya kualitas antar tim, dengan menghilangkan dominasi superior
> segelintir tim...
> 
> pemberlakuan 6+5, salary cap, IMHO, adalah hal yang bagus untuk
> membuat tidak hanya tim kaya yang melaju menjadi jawara dan dominan,
> juga menghindari tingkat gap yang tinggi antar liga di negara satu
> dengan yang lainnya...
> 
> dan, ini juga merangsang semakin tingginya utilisasi akademi tiap tim,
> yang otomatis terus merangsang meningkatnya kualitas seleksi dan
> pembinaan...
> 
> coba liat big picturenya,
> kalau ini benar2 terjadi, justru persaingan semakin tinggi antar tim,
> tidak hanya sekedar persaingan tim senior, tapi juga persaingan
> kualitas akademi, sepakbola bisa dibawa ke level setingkat lebih
> tinggi...
> 
> walau, memang realisasi rencana ini pasti sulit sekali,
> selain adanya peraturan perdagangan bebas dan kesatuan uni eropa,
> hambatan paling besar justru dari resistensi orang2 kayak mbahbro...
> 
> ..::[heye]::..
> 
> On 7/16/08, Yonas Taswiyanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Ga semua pemain bola mata duitan.
> >
> > Masih banyak pemain2 top yg sangat loyal kepada klub, atau merasa
> > lebih enjoy main di suatu klub, walo mungkin bisa dpt gaji lebih bila
> > main di klub lain.
> >
> > Ga perlulah repot2 bikin aturan pembatasan aji.
> >
> > Si Platini ini mending nyalonin diri jadi Presiden Prancis aja deh.
> >
> > *pembatasan pemain asing, pembatasan gaji... aneh.
> > *nyelem...
> >
> >
> >
> > --- In [email protected], "Don Rudy" <rudy.milano@> wrote:
> >>
> >> Selasa, 15 Juli 2008 12:16 | kabarbola.com
> >> Platini Usulkan Pembatasan Gaji
> >>
> >> Klub-klub elite Eropa—khususnya di Inggris, Spanyol dan Italia—tanpa
> >> segan-segan menggelontorkan gaji wah kepada para pemain bintangnya.
> >> Meroketnya gaji pemain  di Eropa tak luput dari perhatian
Presiden UEFA,
> >> Michel Platini. Bukan tidak mungkin pola klub elite dalam merayu
pemain
> >> seperti itu tidak akan diperkenankan.
> >>
> >> Platini sedang merencanakan sebuah aturan main yang mengatur
pembatasan
> >> besaran gaji pesepakbola. Proposal kini sudah diserahkan untuk
> > digodok oleh
> >> menteri-menter terkait dalam jajaran Uni-Eropa (UE). Sebagai
> > pembicara dalam
> >> pertemuan tingkat menteri Eropa di Brest, Prancis, Platini juga
> > mencetuskan
> >> ide pengekangan terhadap transfer pemain di bawah usia 18 tahun.
> >>
> >> Platini mengatakan aturan ini merupakan kebutuhan yang bertujuan
> > mengontrol
> >> pengeluaran klub. Baginya aturan ini juga bisa mengembangkan klub
dalam
> >> profesionalisme. Formula Platini itu yakni pembatasan total anggaran
> > rutin
> >> (gaji) agar dibatasi berdasarkan persentase pemasukan, antara 55
persen
> >> sampai 65 persen. Akan tetapi, pembatasan itu baru bisa dijalankan
> > dengan
> >> persetujuan dari klub-klub, dalam hal ini Asosiasi Klub Eropa (ECA).
> >>
> >> William Gaillard, Direktur Komunikasi UEFA dan penasehat Platini,
> > kepada PA
> >> Sport mengatakan: "Kami sadar pembatasan gaji individu di Eropa akan
> > sangat
> >> sulit diterapkan karena melanggar hukum UE. Tapi kami sedang
> >> mempertimbangkan, dengan persetujuan ECA nantinya, anggaran gaji
> > disesuaikan
> >> dengan pendapatan. Bisa 55-65 persen, sementara Karl-Heinz Rummenigge
> >> (Chairman ECA) beberapa kali mengusulkan 50-55 persen."
> >>
> >> Gaillard manambahkan: "Platini mengatakan formula ini sesuai
keinginan
> >> klub-klub dan kami akan mendukungnya tapi kami tidak ingin
memaksakannya
> >> secara sepihak." G14, sebelum dibubarkan dan berubah menjadi ECA,
sudah
> >> punya aturan sendiri dalam pembatasan gaji, yang maksimal 70
persen dari
> >> total pemasukan.
> >>
> >> Platini juga berusaha menjaga kepentingan klub yang piawai dalam
membina
> >> para pemain muda. Dalam presenstasinya Platini mengajak cabang
olahraga
> >> lain—seperti basket dan voli—bersama sepakbola untuk melarang
transfer
> >> pemain dibawah 18 tahun. Mengenai hal ini Gaillard berkata: "Pemain
> > berusia
> >> 12 sampai 16 tahun dibajak jauh dari rumah dan untuk beberapa tahun
> > kemudian
> >> dicampakkan jika tidak ada perkembangan signifikan.
> >>
> >> Praktek perekrutan seperti itu sama saja artinya mempekerjakan anak
> > di bawah
> >> umur dan juga perdagangan anak-anak alias trafficking. Itu pula
mengapa
> >> topik ini mendapat perhatian serius dan menimbulkan kekhawatiran dari
> >> menteri-menteri UE. Artinya, "Tanpa menandatangani kontrak sama saja
> > bohong.
> >> Mereka bisa kapan saja dibuang dan berakibat kariernya berakhir
sebelum
> >> berkembang," pungkas Gaillard.[LB]
> >>
> >> --
> >> Cavaliere
> >> AC Milan atau tidak sama sekal!
> >>
> >>
> >> [Non-text portions of this message have been removed]
> >>
> >
> >
> >
>


Kirim email ke