Indonesia akhirnya boleh berlega dan bersenang hati karena TVRI 
telah mengumumkan bahwa Olimpiade Beijing akan ditayangkan di 
stasiun TV milik pemerintah tersebut. Inilah bukti komitmen TVRI 
yang tahun lalu mengatakan bahwa dirinya akan mencari mitra untuk 
dapat menyiarkan perjuangan anak bangsa tersebut. Perjanjian 
penyiaran program Olimpiade yang dilakukan antara TVRI dengan Asian 
Broadcasting Union (ABU) itu telah dilakukan kemarin, Selasa, 15 
Juli 2008.

"Bagus sekali. Semoga seluruh negeri menonton dan dapat memberikan 
dukungan moril kepada kami semua saat bertanding," ujar atlit 
bulutangkis ganda putra, Markis Kido setelah mendengar berita 
ditayangkannya ajang Olimpiade di layar kaca masyarakat Indonesia.

Tidak hanya Markis yang senang. Atlit olimpiade lainnya, Suryo Agung 
Wibowo yang akan berlaga di atas jalur lari atletik juga senang 
karena keluarganya akan dapat menonton perjuangannya di Beijing. 
Suryo merebut medali emas di SEA Games tahun lalu di nomor 100 dan 
200 meter.

TVRI akan menayangkan total 132 jam siaran, di antaranya siaran 
langsung pagi, siang dan sore, ditambah dengan jurnal olimpiade pada 
malam harinya. Total lima personil TVRI dikirim ke Beijing untuk 
keperluan peliputan langsung. TVRI juga akan menyiarkan langsung 
upacara pembukaan dan penutupan Olimpiade Beijing.

"Upacara pembukaan akan disiarkan 8 Agustus pukul 19.30-22.30 WIB," 
ujar Yon Anwar, Direktur Program dan Berita, TVRI.

Inilah happy ending dari drama "Olimpiade: Tayang atau Tidak Tayang" 
yang berlangsung selama beberapa minggu belakangan ini.

Indonesia mengirim total 24 atlit yang berlaga di tujuh cabang 
olahraga di Olimpiade Beijing – 11 di antaranya atlit bulutangkis – 
yang akan berlangsung tanggal 8-24 Agustus mendatang. Dan Indonesia 
akan dapat mengikuti perjuangan atlit pembawa sang saka merah putih!

Semangat! Pejuang merah-putih!

Alfonso
Akan banyak istilah-istilah Mandarin saat Olimpiade
www.everydaymandarin.com

Kirim email ke