Jangan SALAH. ... PADA PERTANDINGAN INTER VS NAPOLI TERSEBUT, SENGAJA PIHAK SUPPORTER INTER MENERIMA DAN MEMBUATKAN SPANDUK YANG ISINYA SANGAT MENYAKITKAN BAGI PENDUDUK NAPOLI.
HAL INI TERPAKSA DILAKUKAN UNTUK MENYADARKAN PARA "PATIH" DAN PENDUDUK DARI KOTA ITU YANG TIDAK MENCERMINKAN KEMAJUAN ITALIA SEBAGAI SALAH SATU RAKSASA 8 (G8). DAN TENTU SAJA PENGGEMAR INTER DARI KOTA NAPOLI JUGA YANG BERPERAN DALAM MENGUSUNG KAMPANYE INI KARENA PERTANDINGAN TERSEBUT ADALAH YANG PALING IDEAL UNTUK MENYAMPAIKAN PESAN SENSITIF INI. DAN SUKSES MENARIK PERHATIAN UMUM KAN??? > > *Naples* - Pengadilan menghukum Inter Milan membayar 1.500 euro (Rp 21 > > juta) kepada seorang *tifosi* Napoli. Pasalnya, di Giueseppe Meazza ada > > spanduk yang menyebut Napoli sebagai "pipa pembuangan Italia". > > > > Spanduk bernada menghina tersebut terpampang di stadion kandang Inter saat > > keduanya bertarung di Seri A pada bulan Oktober tahun lalu. Selain itu, ada > > pula spanduk yang mengatakan, "sampai jumpa penderita kolera". > > > > Hinaan-hinaan tersebut dilakukan terkait dengan persoalan menumpuknya > > sampah > > yang membusuk di jalan-jalan kota Napoli. Seperti dilansir > > *Reuters,*Raffaele Di Monda, pengacara tifosi yang tidak disebutkan > > namanya itu, > > mengaku kliennya 'terhina dan disakiti' dengan adanya kalimat- kalimat di > > Meazza. > > > > Tifosi tersebut lantas mengajukan kasus ini ke Pengadilan Napoli yang > > kemudian mengharuskan Inter membayar uang tersebut sebagai bentuk > > kompensasi > > serta biaya hukum yang timbul akibat masalah ini. > > > > Ini merupakan hukuman kedua yang diterima Inter dalam kasus yang sama. Lega > > Calcio sebelumnya secara paksa sudah menutup sektor stadion di mana spanduk > > itu terpampang untuk pertandingan kandang *Nerazzurri* selanjutnya. > > > > Tentang hukuman dari Pengadilan Napoli tersebut, Inter menyatakan akan > > mengajukan banding karena menilai Pengadilan Napoli tidak memiliki > > kewenangan untuk menyidangkan kasus ini.
