--- El jue 28-ago-08, Don Rudy <[EMAIL PROTECTED]> escribió:

Nah, gw yakin Carletto paham kalau Milan tampil hebat di pra musim maka
tidak akan pernah kembali tuh namanya Shevchenko dan tidak akan datang
Senderos.

Ciao
[/rudy]

Doni Wahyudi - detiksport

Jakarta - Setelah gagal total musim lalu, scudetto adalah harga yang tak
bisa ditawar AC Milan tahun ini. Dengan banyak pemain baru datang, bisakah
Rossoneri meraih gelar ke-18-nya?

Berstatus juara Liga Champions dan kampiun Kejuaraan Dunia AntarKlub, Milan
harus menerima kenyataan pahit finish di posisi lima klasemen musim lalu.
Hasil yang memaksa mereka gagal meraih tiket ke Liga Champions.

Usaha untuk memperbaiki hal tersebut sudah dilakukan. Sejak usai kompetisi
mereka langsung aktif berburu di bursa transfer, Milan yang sebelumnya
terkenal pelit, musim ini jauh lebih royal dalam membelanjakan uangnya.

Masalah striker yang musim lalu jadi salah satu kendala terbesar kini
teratasi karena mereka punya stok cukup berlimpah di lini depan. Saat si
gaek Filippo Inzaghi masih wara-wiri di kotak penalti lawan serta Alexandre
Pato yang kian padu, Carlo Ancelotti punya opsi lain menyusul kedatangan
Andriy Shevchenko dan Marco Borriello.

Yang terasa dari kebijakan Milan musim ini adalah upaya untuk melakukan
peremajaan. Memang Paolo Maldini (yang Juni lalu berusia 40 tahun) dan Super 
Pippo (35) masih dipertahankan, juga pembelian Gianluca Zambrotta (31).
Namun kedatangan Borriello, Mathieu Flamini, Philippe Senderos serta
keinginan mempertahankan Alberto Paloschi adalah pertanda keseriusan Milan
memudakan pasukannya.

Dengan modal seperti itu peluang Milan merengkuh scudetto jelas terbuka
lebar. Bahkan Gianluiggi Buffon dan Fabio Capello sempat menyebut kalau
pasukan Carletto adalah kandidat kuat juara Seri A musim ini.

Ada cukup alasan untuk mengunggulkan Milan, yang pertama tentu saja
akstivitas mereka di bursa transfer. Alasan lain terkait tidak lolosnya
mereka ke Liga Champions, ini jelas menguntungkan Milan karena mereka bisa
lebih berkonsentrasi ke kompetisi lokal.

Memang Paolo Maldini cs masih harus berlaga di Piala UEFA, tapi turnamen
kelas dua Eropa itu harusnya tak memberi Milan banyak masalah.

"Ini adalah skuad untuk menjadi juara dan pelatih kami tahu itu. Itu bukan
berarti kami tak bisa gagal, tapi tentu saja kami harus berjuang hingga
hari-hari terakhir," ungkap wakil Presiden Milan, Adriano Galliani.

Milan jadi juara? Itu mungkin saja. Sekarang tinggal bagaimana Carletto
memaksimalkan potensi yang dia miliki untuk mentranformasikan Rossonero
kembali menjadi salah satu klub yang ditakuti tak hanya di Italia tapi juga
di Eropa. ( din / key )
============


huahahaha....jadi ancelotti sengaja bikin Milan jeblok ya di pre season biar 
sheva dan senderos datang????....well, no comment. gimana kalo pre season-nya 
milan cemerlang ya...mungkin ente bilang "gue yakin carletto paham kalo milan 
main bagus, akan lebih gampang nuntut beli pemain, termasuk beli balik sheva 
dan datangnya senderos".

Rud, ente baca nggak sih artikel yg ente kutip itu?? kayaknya nggak ada 
komentar ente ke artikel itu??? Kalo judulnya ngukur peluang milan, bahas dikit 
donk masalah teknis, dimana kekuatan dan kelemahan milan dan siapa saja lawan 
berat. gimana dgn peluang Juve, Inter? atau jagoan gue Napoli? cuma jangan 
nanya ke gue soal napoli ye, sama juga nanya siapa aja pemain Hull ke Okie...:)

satu lagi, ngliat nggak kalo artikel itu samasekali nggak nyebut nama 
ronaldinho??? bukannya ente gegap gempita nyambut kedatangan ronaldinho ke 
Milan? ente nulis ribuan milanisti datang ke san siro nyambut ronaldinho. masa' 
ini Detik gak lihat sebelah mata ke ronaldinho, gak bener itu! 

-omar-

__________________________________________________
Correo Yahoo!
Espacio para todos tus mensajes, antivirus y antispam ¡gratis! 
Regístrate ya - http://correo.yahoo.com.mx/ 

Kirim email ke