008/8/29 Reri Perdana S <[EMAIL PROTECTED]>

>
> Elo pasti bercanda rud, kepala empat ? Gue sudah sedih melihat
> Maldini dipermalukan
> oleh pemain-pemain yang jauh lebih muda. Gak seharusnya Legenda dibuat
> seperti itu.
> You know what, gue berharap Inter tidak melakukan kesalahan yang sama
> ke Javier Zanetti.
> When it's enough, that's enough.And Rud, don't even think to bring the
> Milan Labs to this argument.
>










[rudy]
Gw bukannya bercanda, tapi itu hiperbola(ga perlu gw tulis udah tahu semua
kan?)

Ente pasti melihat ke pertandingan melawan Arsenal untuk kasus Maldini,
musim kemarin kondisi Il Capitano memang sedang tidak bagus dan banyak
cedera sampai akan memutuskan pensiun di akhir musim. Tapi setelah proses
penyembuhannya berhasil dengan baik dan pulih kembali dia masih ingin
bermain, dan dia ga bakalan ingin terus bermain kalau tidak bisa bermain di
level tinggi dan memberikan yang terbaik untuk Milan. Apa yang dialami Milan
musim kemarin di Liga Champions(gagal di 16 besar) dan terperosok di urutan
ke-5 bahkan sering dialami Milan dengan pemain2 muda, lihat Milan di musim
1996-97, 1997-98, 1999-2000, dan sebagainya sebelum Ancelotti datang?

Faktanya musim kemarin Milan hanya kebobolan 37 goal di Serie A, sama dengan
Juventus dan Roma...bahkan lebih baik dari Fio yang kebobolan 38 goal.
Padahal semua orang bilang, lini belakang Milan sangat payah. Orang yang
ngomong gitu pasti melihat Milan dari beberapa pertandingan saja. CMIIW.

Ciao
[/rudy]

-- 
Cavaliere
AC Milan atau tidak sama sekal!


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke