[rudy]
*artikel yang bagus

Btw, hasil imbang yang diraih Inter, Roma, dan Juventus sebenernya tidak
terlalu mengejutkan buat gw mengingat lawan mereka sudah menunjukkan bahwa
mereka memiliki kualitas yang bagus di Serie A, paling tidak untuk musim
kemarin.
Yang paling mengejutkan adalah kekalahan Milan...puassss??? puasss???
puassss???

Mengutip omongan Mourinho, kompetisi ini seperti lari marathon(bukan sprint)
jadi start tidaklah "terlalu menentukan".

Forza Milan!

Ciao
[/rudy]

Senin, 01/09/2008 07:05 WIB
Giornata I Seri A
Jalan Scudetto Memang Tak Mudah
Arya Perdhana - detiksport

Jakarta - Jalan menuju scudetto musim 2008/2009 diyakini tidak akan mudah.
Bukti sudah tersaji di pekan pertama Lega Calcio bergulir: empat tim yang
paling diunggulkan tak sanggup menang.

Tim dengan nama besar dan reputasi tinggi, pemain-pemain hebat yang
didatangkan dan digaji mahal serta pelatih jempolan tidak menjadi jaminan
bahwa sebuah klub akan sukses, apalagi di Italia.

Kekurangsuksesan, bila tak mau dibilang kegagalan, tim-tim papan atas
dimulai saat Inter Milan tertahan 1-1 di markas Sampdoria. Kehadiran Jose
Mourinho sebagai otak strategi Inter ternyata belum membuahkan hasil
mencukupi.

Inter memang sempat unggul terlebih dahulu. Namun karena ketidaksigapan lini
belakangnya, terutama karena krisis cedera yang mendera para bek, Nerazzurri
harus pulang dengan satu poin saja.

Hasil yang lebih mengenaskan dipetik AC Milan. Di hadapan puluhan ribu
suporter setianya di San Siro, pasukan Carlo Ancelotti takluk 1-2 dari
Bologna. Yang gila, Bologna adalah tim yang baru promosi dari Seri B musim
ini.

Padahal Milan sudah berinvestasi banyak dengan mendatangkan Ronaldinho,
Mathieu Flamini serta yang terakhir Andriy Shevchenko dengan harapan sanggup
membuat Il Diavolo Rosso tampil ganas di lini depan. Yang ironis, gol
tunggal Rossoneri malah dicetak oleh gelandang gaek Massimo Ambrosini.

Dinho memang tidak tampil buruk dalam laga debut Seri A-nya. Tapi di Italia,
hasil berada di atas pertunjukkan. Bermain indah tetapi kalah, jelas lebih
buruk ketimbang main jelek asal menang.

Sementara itu AS Roma juga gagal mempersembahkan kemenangan kepada para
suporternya sendiri. Di Olimpico, Mirko Vucinic dkk harus menahan kecewa
karena diimbangi 1-1 oleh Napoli yang hanya diperkuat 10 pemain di 40 menit
penghabisan.

Meski Roma tidak mendatangkan pemain-pemain yang mahal seperti Ronaldinho,
tetap saja kegagalan di halaman rumah sendiri adalah aib. Para pemain baru
seperti Julio Baptista dan John Arne Riise belum memberikan sumbangan
signifikan bagi klub yang menduduki kursi runner-up di tiga musim terakhir
itu.

Klub besar terakhir yang gagal mencicipi kemenangan di laga perdananya
adalah Juventus. Sempat unggul hingga menit ke-89, gol Alberto Gilardino di
penghujung pertandingan membuat laga Fiorentina kontra Juve berkesudahan
1-1.

Tidak ada alasan tunggal mengapa keempat tim yang paling diunggulkan
tersebut malah melakoni start mengecewakan. Carlo Ancelotti, Luciano
Spalletti dan Claudio Ranieri kompak berdalih bahwa permainan para pemain
barunya belum menyatu dengan tim.

Di luar itu, belum klopnya strategi pelatih anyar atau malah mungkin kurang
fitnya pemain-pemain yang usai bertanding di Olimpiade Beijing bisa jadi
faktor penghambat ekstra yang mencegah klub-klub di atas sukses.

Di tengah ketidakmampuan klub-klub teras merengkuh hasil maksimal, situasi
ini dimanfaatkan dengan baik oleh tim-tim yang sebetulnya berkualitas
medioker seperti Lazio dan Torino. Keduanya berurutan menempati dua kursi
teratas klasemen sementara setelah menang dengan skor besar atas lawan
masing-masing.

Namun bila menyitir apa kata Mourinho setelah Inter ditahan Sampdoria, harus
diakui hasil giornata pertama ini belum bisa dijadikan barometer sahih
tentang siapa yang nantinya bakal menjadi juara.

Mourinho berkata bahwa Liga Italia adalah lomba lari maraton dan bukan adu
cepat sprint. Perjalanan Seri A masih sangat panjang. Dengan satu pekan
telah dilalui, masih ada 37 pekan lagi yang bakal jadi kawah candradimuka
untuk menentukan klub mana yang pantas menyandang titel scudetto.

( arp / krs )
Banner

-- 
Cavaliere
AC Milan atau tidak sama sekal!


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke