DR> Kalau masalah penempatan atau prioritas pastinya setiap klub beda-beda.
DR> Nggak tahu karena udah putus asa ngejar gelar internasional klub-klub besar
DR> lain atau gimana yah, jadi caranya pura-pura nganggep gelar2 itu ga penting.
DR> Piala Interkontinental memang cuma 1 pertandingan, tapi yang tanding di sana
DR> adalah Juara UEFA(Champions) dan CONMEBOL. Dan pasti tahu lah berapa
DR> pertandingan dan berapa beratnya untuk Juara di Eropa dan Amerika Latin.

pura-pura nganggap gak penting?
emang gak penting2 banget kok. jadi juara liga ato jadi juara liga champions 
jauh lebih penting ketimbang jadi juara super cup, piala toyota ato charity 
shield. 3 turnamen ini lebih bersifat eksebisi, makanya ma badan-badan resmi 
gak terlalu digarap. 

juara UEFA bisa ngalahin juara liga champions gak serta merta naikin koefisien 
mereka and jadi tim terbaik di eropa. kalo gak salah, pertandingan super cup 
ini malah gak diperhitungkan ma UEFA untuk nentuin koefisien klub di eropa, 
beda ma pertandingan di final champions ato uefa yang tetap punya bobot yg 
pengaruhi posisi klub di koefisien UEFA. 

piala toyota penting? kan dah ditunjukin dulu fakta2 kalo banyak juara piala 
champions ma piala libertadores yang males maen di piala toyota karena 
jadwalnya bentrok ma kompetisi liga. itu kan dah jelas nunjukin mereka gak 
naruh trophy2 eksebisi ini sebagai target utama dalam 1 musim.

rata-rata klub pasti pengen menang di kompetisi ini, tapi gak ada yg naruh 
kompetisi ini sebagai barometer utama sukses gaknya musim mereka. 
musim kemaren milan jadi juara dunia antar klub tapi gagal knembus 4 besar di 
liga italia. ada fans milan yang berani bilang kalo milan sukses besar musim 
kemaren? juara dunia antar klub lho..
peringkat 4 liga italia mah jelas gak ada apa2nya dibandingin gelar itu. tapi 
tetap aja sebagian besar fans2 milan gak puas kan ma musim kemaren?



_frely_




Kirim email ke