tahun lalu saya ama temen2 ke cafe di kuta malam mingguan, kenapa saya mo kesana krn ada siaran liga inggris, hobi & nongkrong ama temen2 jalan dua2nya, pertandingan berjalan sekitar 30 menit tiba2 saluran di rubah ke bundesliga, kampret !! saya protes, lho kok dipindah, kan dari td nyiarin liga inggris, lupa pertandingannya, kata managernya, itu bule mo liat bundesliga katanya, anjrittt...kontan saya protes berat sambil maki2...hehehe, tapi si manager tetap aja gak mo rubah saluran, langsung saya cabut.
minggu depannya saya dtg lg pasang muka perang sambil bilang jangan pernah kamu pindahin saluran itu lg, saya jg customer kok, sejak itu setiap saya dtg si manager senyum2 kecut :) keane 0 = 1 berbatov - dein - ------------------------------------------------------ 18 YEARS BABY !! --- On Thu, 9/4/08, Ari Muladi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > From: Ari Muladi <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: [BolaML] Manchester United (cafe) Resto & Bar di Parisj van Java ... > dodol! > To: [email protected] > Date: Thursday, September 4, 2008, 7:37 AM > Malam minggu kemarin sengaja mampir ke Parisj van Java > sebuah mall di Bandung, buat nonton siaran langsung bola > EPL. Maklum walau sudah langganan AORA belum sempet nonton > siaran langsungnya karena selama 3 minggu berturut2 weekend > selalu di luar kota. > > Waktu itu jarum jam sudah menunjukkan pukul 19.45 jadi > Chelsea sudah dimulai kurang lebih 15 menit. Aku bilang ke > bartender di MU cafe untuk ganti channel espn yang nyiarin > bola, eh .. dia menolak untuk ganti. Mereka lebih suka > nyiarin olah raga lain (balap motor). Walah ini orang-orang > nggak suka sepak bola ngapain kerja di MU café? Emang > Manchester United club cabang olah raga motor? Langsung aja > aku keluar dengan kecewa berat. Gini nih kalau orang yang > tidak pada tempatnya bekerja. Artis jadi pejabat. Nggak hobi > bola kerja di lingkungan bola. Dipikirnya asessoris dan > tanda tangan pemain MU yang nempel di dinding café itu > hiasan dinding doang kalik ya. > > > > > > Salam, > > Ari Chelski >
