Hehehe....seperti kata orang bijak....makan terasa nikmat dikala lapar, minum terasa nikmat banget dikala haus.....(thanks Djonka for the nice quote)!
Kemenangan atas manutd kemaren terasa nikmat banget terutama karena udah lama banget Liverpool gak menang dari ManUtd, terakhir menang di ajang FA cup 2006 (1-0) dan di ajang EPL terakhir menang pas musim 2003/04 (1-0 juga di Old Trafford). Sebelum pertandingan di mulai, liat starting line upnya - tanpa Torres dan Gerrard, walaupun mereka ada di bench tapi tetep rasa was-was ada. Liat starting line upnya Man Utd Berbatov maen, Tevez dan Rooney juga, Carrick ada juga, wah full team nih lawannya. Setelah kebobolan lewat gol cepat Tevez, rasanya 25 menit awal MU bisa memainkan passing game mereka sedangkan Liverpool masih berupaya untuk bangkit. Sebelum blundernya Wes Brown, VanderSaar sempet sekali bikin blunder walaupun akhirnya bisa direcover dengan memblok tendangan pelan Kuyt. Setelah gol bunuh dirinya Brown, pemain-pemain Liverpool kembali bersemangat, serangan kayaknya emang sengaja difokuskan di sisi kanan pertahanan MU yang dikawal Brown. Riera the newboy setelah beberapa kali touchnya kurang optimal, timbul percaya diri, berdua dengan Aurelio merepotkan sisi kanan MU, Rooney aja beberapa kali kudu turun untuk bantuin Brown. Babak kedua it's all Liverpool. Mascherano dan Alonso mendominasi di tengah, Kuyt dan Riera/Babel membuat bek-bek sayap MU fokus bantu pertahanan. Keane yang walaupun belum nyetak gol tapi pergerakan dia yang gak ada capeknya membuat bek-bek MU tetap disiplin di belakang. Sampe akhirnya golnya Babel yang diawali oleh kerja Mascherano ngelewatin Giggs dan akhirnya Giggs yang tadinya mau menjaga bola sampe out akhirnya ngoper ke Kuyt yang membawa bola ke tengah kotak penalti dan ngoper ke Babel yang udah kosong. Finishing Babel emang top bisa aja tuh bola nyelonong di tengah kerumunan Van der saar dan bek-bek MU. 10 menit terakhir bikin deg-degan, hampir aja Kuyt nambah 3-1 sayang bolanya pas banget ditepis Van der Saar. Tentang kartu merah Vidic, sebenarnya nih orang layaknya kena kartu merah pas langgar Keane beberapa menit sebelumnya, cuma sayang wasit masih ngeliat Ferdinand yang lari di sebelahnya jadi Vidic belum dinilai sebagai orang terakhir yang dibelakang. Anyway, a great game and a good result, dahaga akhirnya terbayar dan terpuaskan oleh kemenangan kemaren. Semoga performa Liverpool kemaren bisa terus berlanjut di laga-laga berikutnya. Next, Marseille!!!! YNWA Adiossssss ----- Original Message ---- From: omar <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Monday, September 15, 2008 9:42:28 AM Subject: Re: [BolaML] Liverpool - Manutd, 2-1 --- El lun 15-sep-08, heye <[EMAIL PROTECTED] com> escribió: [h] MU jelas gak overrated lah, wong double champions... ...::[heye]: : .. ============ ========= === hehehehe...iya deh, heye udah ngomong gak overrated, gue tarik deh kata overrated... .(padahal oom adi pernah tuh ngomong kalo lagi menang itu mau ngomong apa aja pasti sah-sah saja..). padahal maksud overrated terkait dgn kalimat berikutnya tuh.."one man team". overrated = CR7 + 10, gak ada CR7, ancur!. soal SAF....ini komentar dia: "Carragher was making those challenges all day long, and no fouls were given. "We had several bookings and a red card. Is that a reflection of Man United being a dirty team? I don't think so. I think the crowd plays a part." tersirat, kalo gue ngartiin, SAF bilang "harusnya Carra dapet kartu tuh, wasitnya sih terpengaruh penonton"... ..bener gak?? -omar-
