Alfonso: Mengherankan, Kazakhstan dan Kroasia ini demikian miskin 
sampai sepatu saja mereka harus beli di negara orang. Apalagi 
Kroasia adanya di Eropa, pinggir laut, yang mana kontainer gampang 
masuk. Yang borong, mungkin pemain yang main di Liga Kroasia.

-------------------------

Detik, London - Inggris akan bertarung dengan Kazakhstan dalam 
lanjutan partai kualifikasi Piala Dunia 2010. Uniknya, pemain 
Kazakhstan justru tak sungkan memborong kaos Frank Lampard dan Wayne 
Rooney sebelum berhadapan.

Stadion Wembley, Sabtu (11/10/2008), Kazakhstan akan menjalani 
partai alot kontra tuan rumah Inggris yang di dua partai sebelumnya 
selalu meraih angka penuh.

Menghadapi tim sekelas "Three Lions" yang bermain di kandang, 
Kazakhstan jelas harus memiliki bekal persiapan menyeluruh. Entah 
kenapa, tapi salah satunya malah termasuk membeli baju pemain 
Inggris yang akan jadi lawan di lapangan.

Diberitakan The Sun, seorang pemain Kazakhstan sampai memborong 
sembilan kaos Lampard yang bernomor punggung 8 ketika timnya 
berbelanja di toko Hertfordshire Sports Direct. Pemain lain 
menenteng sejumlah kaos Rooney bernomor 9.

Harga kaos yang terbilang murah, 3,49 pound (Rp 58 ribu), mungkin 
menjadi salah satu pengundang minat aksi borong-memborong itu. 
Murahnya harga tersebut dikarenakan kaos itu memang adalah stok 
seragam Inggris musim lalu.

"Mereka benar-benar antusias sekali dengan seragam Inggris. Saya tak 
yakin apakah mereka sadar itu adalah seragam lama, tapi mereka 
sepertinya tak keberatan, mereka tak percaya dengan harganya," ucap 
seorang staf penjualan toko.

Acara berbelanja belum berhenti sampai situ. Ke-15 pemain Kazakhstan 
yang menyambangi toko tersebut masing-masing lantas membeli sepatu 
yang persis sama, seharga 49,99 pound (Rp 832 ribu). Konon itulah 
sepatu yang akan dipakai melawan Inggris.

"Kami pikir itu mungkin cuma sekadar bercandaan. Tapi mereka memakai 
baju olahraga ofisialnya dan hanya segelintir yang cukup bisa 
berbahasa Inggris untuk minta mencoba sepatu," ucap seorang staf 
penjualan lain.

"Saya dengan berseloroh bertanya apa mereka belum punya sepatu untuk 
pertandingan nanti. Tapi seorang di antaranya bilang sepatu yang ada 
tak sebagus yang di toko. Mereka mencoba sepatu berbeda, tapi 
akhirnya memilih yang sama. Kian aneh karena semuanya berukuran 
delapan, dan saat mereka bilang akan memakainya di Wembley, saya 
pikir itu lucu sekali."

Terdengar aneh? Jangan langsung tergelak mencibir pemain Kazakhstan, 
karena acara belanja serupa pernah dilakukan Kroasia dalam partai 
kualifikasi Euro 2008 November lalu. Saat itu mereka berbelanja di 
gerai tenar London, Harrods. Hasilnya, Stadion Wembley kemudian jadi 
saksi ketika Kroasia menundukkan Inggris 2-3, sekaligus bikin 
Lampard cs absen di Euro 2008.

Alfonso

Kirim email ke