Pique 'Bongkar' Dapur MU
Doni Wahyudi - detikcom

Barcelona, Gerard Pique mengungkapkan beberapa rahasia di balik 
dapur Manchester United. Mulai soal kebebasan pemain dalam 
mengkonsumsi makanan, hingga sulitnya memahami omongan Sir Alex 
Ferguson.

Pique membela MU dalam kurun 2004 hingga 2008. Meski sempat 
dipinjamkan ke Real Zaragoza, keberadaannya yang terhitung singkat 
di Old Trafford telah membuatnya tahu banyak bagaimana kehidupan di 
belakang layar klub berjuluk The Red Devils itu.

Ada beberapa hal yang membuat bek Spanyol berusia 21 tahun itu 
terheran-heran saat menjadi bagian skuad MU. Salah satunya adalah 
soal program diet pemain. Jika banyak klub melarang pemainnya makan 
sembarangan, "Setan Merah" justru membebaskan pemainnya mengkonsumsi 
penganan apa saja.

"Ada beberapa hal luar biasa terjadi di (Manchester) United. Para 
pemain diperbolehkan makan apa saja yang mereka inginkan, padahal 
program diet di Inggris benar-benar ketat seperti yang banyak 
dibicarakan," sahut Pique di Dailymail.

Keheranan pemain yang kini memperkuat Barcelona itu tak berhenti 
sampai di situ. Soalnya setiap dua pekan sekali diadakan pemeriksaan 
lemak tubuh, dan ternyata seluruh pemain mampu melewati tes tersebut.

"Setiap dua pekan kami memeriksa jumlah lemak tubuh menggunakan 
sebuah mesin. Sangat mengejutkan karena tak seorangpun pemain gagal 
melewatinya mengingat begitu banyak hamburger dan bir yang mereka 
konsumsi," lanjut dia.

Hal lain yang juga "dibongkar" Pique adalah soal komunikasi Fergie 
dengan pemain-pemainnya. Pesepakbola bernama lengkap Gerard Pique 
Bernabeu itu mengklaim kalau beberapa rekannya sangat kesulitan 
memahami ucapan Fergie dan kental dengan aksen Glasgow. 

"Dia berbicara Inggris dengan logat skotlandia, tapi buat saya itu 
seperti bahasa Cina. Di sana (MU) hingga kini amsih ada pemain yang 
belum memahami perkataannya," pungkas Pique.


Kirim email ke