Ini sebuah cerita2 lucu pendek, sangat pendek "Dialog absurd di tengah kota 
Jakarta" bikinan seorang copywriter agensi besar yg sekarang jd bapak blogger. 
mayan.. bisa bikin kita terkikik sendiri di meja kerja. menghilangkan 
kejenuhan. [maap kalo ada yg pernah terima, krn gw baru ngoprek2 inbox lama dan 
menemukannya blom terbuka :) tapi suerrrr... lucu kok!]




Saya baru bisa keluar 3 tahun lagi...
Bapak pengemudi bayar parkir: "Kok loketnya dikasih kerangkeng sih 
mbak?" 

Petugas parkir: "Biar saya nggak kabur..." 
[Sebuah mall di BSD, didengar oleh keponakan yang mengurungkan niatnya 
untuk bekerja di Jakarta]



Bis sekarang teladan... 
Cewe baru belajar nyetir: "Gua itu paling males nyetir di belakang bis, 
tau sendiri kan bis suka ontime nunggu penumpang... " 
[Kelapa Gading, didengar oleh saudara yang malas menjelaskan perbedaan 
besar "ontime" dan "ngetem"]



Ini salah jari atau otak ya?
Lelaki sibuk di handphone: "Halo X, gua telepon ke nomor satunya ya 
(tutup) Halo... (mulai ngomong panjang lebar)... Lho? Ini siapa? Oh 
sorry, salah sambung! (memencet nomor lagi) Halo Y, loe gimana sih, 
ngasih nomer X ke gua kok salah sih! Gimana sih loe? (diam sesaat) Lho? 
Ini bukan Y ya? Sorry salah sambung..." 
[Bank Swasta Pondok Indah, didengar oleh istri yang langsung tambah asik 
membaca email di BlackBerry-nya]



Itu beda lho... 
Pengunjung: "Mbak, Coke-nya satu ya, pake es..." 
Pelayan: "Maaf Mbak, Coke-nya gak ada, adanya Diet Coke." 
Pengunjung: (Menunjuk menu) "Terus ini apa, Coca-Cola... Kok dibilang 
ada?" 
Pelayan: "Kalau Coca-Cola ada, Mbak..." 
Pengunjung: "Huh!" 
[Cafe di FX, didengar oleh satu meja yang bersepakat menyuruh pelayan 
training ulang]



Wah, udah lama gak merhatiin dia... 
Ibu mengejek anak kecil bersepeda: "Ih, lihat tuh, badan segede gitu kok 
masa naik sepeda sekecil itu, hahaha... (sesaat kemudian)... Lah, itu 
anakku!" 
[Perumahan di Jakarta, didengar oleh teman yang langsung terbahak-bahak]


Ya namanya juga bajakan... 
Saat nonton DVD,  Calon mahasiswa S1 FasilKom: "Oi itu jangan lupa kemsyen-nya. 
." Teman 
#1: "Kemsyen apaan sih?" Calon mahasiswa S1 FasilKom: "Itu kemsyen... 
kemsyen, masa gitu aja ga tau sih?" Teman #2: (mencari fasilitas 
"kemsyen" di menu) "Gak ada ah..." Calon mahasiswa S1 FasilKom: "Itu 
lho, kemsyen en subtitiles.. ." 
[Apartemen daerah Kemanggisan, didengar oleh semua teman yang ingin 
mengumpulkan dana buat les bahasa inggris]



AC/DC gityuuu looooh... 
Ketua Panitia: "Naahh.. pin yang ini desainnya bagus nih. Bisa buat 
cewek dan cowok. Biseks gitu!" 
[Rapat Buka Bersama, didengar oleh sepasukan panitia yang merasa si 
ketua terlalu banyak nonton porno]


Lengkap banget deh... 
Pelayan: "Minumnya, mbak?" 
Teman #1: "Teh tawar anget" 
Teman #2: "Saya... Teh manis anget" 
Pelayan: "Hot tea... dan sweet ice tea hot" (tampang pede dan nyatet) 
[Sebuah resto di Plasa Senayan, didengar oleh 2 orang teman yang 
mesem-mesem dan segera membenarkan ucapan pelayan tersebut]



Sehat bener ya, jaringannya... 
Programmer 1: "Kemaren internet gua udah onlen, cuy" 
Programmer 2: "Wah selamat-selamat, download pelm lah kita, gak perlu 
nonton serial di tipi!" 
Coordinator: "Gaya bener lo pada, mentang-mentang udah pada pasang 
internet bearbrand... " 
[Sebuah warung makan, didengar oleh teman-teman yang langsung 
bergulingan]



Emangnya gua badak? 
Cewe mau ikut kursus: "Mbak, kalo disini ada kelas conservation gak?" 
[Didengar oleh Student Advisor yang berasa di LSM]



Saya menghormati sejarah... 
Account Executive: "Baik, kalau begitu kita meeting lagi Senin tanggal 
20..." Klien Besar: "Tanggal 20 itu hari Sabtu. Kita meeting Senin 
tanggal 22." Account Executive: "Tapi tanggal 22 itu hari Rabu. (diam 
sesaat) Ups, my mistake, ini kalender tahun lalu." 
[Didengar oleh semua kolega yang ingin membungkus AE itu dan mengirimnya 
ke Timbuktu] 



I'm not worthy, I'm not worthy... 
Klien Besar: "Ya sudah, besok kita meeting lagi ya..." 
Account Executive: "Wah, bu, besok tidak bisa, kami ada janji dengan 
klien lain." Klien Besar: (memandang sinis) "I am not your client... I 
am your god." 

[Perkantoran di Gatot Subroto, didengar oleh seluruh tim agensi yang 
langsung menyatu dengan kursi masing-masing]




Kami perlu yang representatif .. 
Brand Manager: "Hmmm, bagus, visual-nya bagus. Sayang copywriternya 
jelek." 
Copywriter: "MAKSUD LOE?" 
[Didengar oleh Creative Director yang langsung menawarkan mengganti 
copywriter sambil terbahak]



Yang pasti bisa buat nyelem... 
Lelaki di toko kacamata: "Yang itu dong, Mbak... Liat..." 
Pramuniaga: "Nah yang ini keren, Mas... Bahannya juga bagus, Titanic..." 
[Optik di Mangga Dua, didengar oleh pengunjung yang ingin mendorong 
pramuniaga ke laut]


Makanannya seru deh! 
Cowo: "Kemaren gua sama cewe gua buka puasa di PS 2..." 
[Didengar oleh semua teman yang merasa cowo itu terlalu banyak main 
game]



Jaman susah sih... 
Pada saat telepon gratis dua detik pertama, 
Cowo Hemat: "Kamu dimana? (tutup) Apa? (tutup) Pulang... (tutup) PULANG! 
(tutup) Aku bilang kamu pula... Ah, goblok lebih dari dua detik!" (tutup) 
[Didengar oleh teman yang ingin merebut dan merebus handphone itu]



Jangan terlalu mateng ya! 
Pria duduk dan langsung berteriak memesan: "Mas, Ovaltine bakar satu!" 
[Warung Tenda Jakarta, didengar oleh seseorang yang hampir jatuh dari 
kursinya]



Yang horisontal kalau bisa! 
Di sebuah restoran, 
Teman #1: "Eh udahan yuk, kite cabs.." 
Teman #2: "Gua aja yang panggilin.. Mas! Billboardnya ya! 
[Restoran di Jakarta, didengar oleh banyak orang yang merasa kasihan 
dengan pelayannya]



Menurut sejarah, gak baik loncat-loncat... 
Ditengah sebuah konser, 
Wanita Bingung: "Waduh... Minggir, minggir, kacamata saya jatuh... Awas 
jangan diinjak!" Lelaki Baik: "Kenapa mbak, kenapa?" Wanita Bingung: 
"Ini mas, kacamata saya jatuh, duh gimana ya?" Lelaki Baik: "Sini saya 
bantu cariin. Wah si mbak nih, makanya lompatnya pelan-pelan, jangan 
terlalu histori..." Wanita Bingung: "Histori?" 
[Senayan, didengar oleh penonton lain yang tiba-tiba tidak bisa loncat 
lagi]



Kalo nyapa yang bener dong... HUH! 
Penjaga Toko: "Silahkan kak, Giordano..." 
Lelaki Gemulai Nan Jutek: (Menatap sinis) "Sorry! Nama gua bukan 
Giordano!" 
[EX, didengar oleh teman-temannya yang langsung berteriak "Apaan sih 
tooooong!"]



Ini yang salah ngerti siapa ya? 
Pria: "Mbak, pesen es teh manis..." 
Pelayan: "Es-nya habis mas..." 
Pria: "Ya udah, es teh tawar..." 
Pelayan: "Iya, mas..." 
[Restoran di Jakarta, didengar oleh pengunjung lain yang berpikir cara 
buat es] 



Ternyata bukan dongeng anak... 
Istri: "Itu loh, yang badannya pendek-pendek. .." 
Suami: "Apaan?" 
Istri: "Yang tokoh fairy tale..." 
Suami: "Ha, yang mana sih?" 
Istri: "Yang punya jenggot..." 
Suami: "Yang mana sih...?" 
Istri: "Itu lho, yang Snow White dan 7 Mucikari!" 
[Didengar oleh teman yang hampir berguling-guling]



Maksud gua buat naruh barang! 
Mahasiswa S2 mengomel: "Heran gua, hotel sebesar ini gak ada 
ballroom-nya! " 
Teman: "Emang loe mau ngapain, resepsi?" 
Mahasiswa S2: "Mau minta koper gua dibawain ke kamar nih!" 
Teman: "Bellboy kaleeeee!" 
[Hotel bintang lima di Kebon Sirih, didengar oleh semua teman gaulnya 
yang memaklumi mahasiswa yang baru saja tidak lulus TOEFL]



Eh tapi asik kali yeee... 
Anak SMP #1: "Setdah, masa tadi kelasan gua selang-seling gitu 
duduknya..." Anak SMP #2: "Ya elah, kesian bet kelas luh!" Anak SMP #1: 
"Iye, ntar bukannye belajar, malah pade bercinta!" 
* Angkot di pinggiran Jakarta, didengar oleh penumpang yang menuduh 
sinetron sebagai sumber kebodohan bangsa


Gak usah pake mangkok aja! 
Nyonya: "Mbak, tolong beliin bakso di ujung jalan sana ya, beli empat 
bungkus, dua campur pake mie, dua baksonya aja..." PRT Baru: "Yang 
baksonya aja pake kuah gak, bu?" 
[Jakarta, didengar oleh seseorang yang tertawa gila-gilaan]



Dulu di percetakan ya, mas? 
Penjaga Parkir: "Wah mas, stiker parkir langganannya udah exemplar nih, 
besok diperpanjang ya." 
[Perkantoran Sudirman, didengar oleh pengemudi yang akhirnya sadar ada 
tulisan EXP di stikernya]



Pengetahuanmu luas, nak... 
Mahasiswa #1: "Eh, lo demen Mocca gak?" 
Mahasiswa #2: (berpikir sebentar) "Halal gak?" 
Mahasiswa #1: "Ya elah, bukan mocca minuman, tapi Mocca band!" 
Mahasiswa #2: (dengan begitu PD) "Ah, kalo band-band luar negeri gitu 
gua nggak demen..." 
[Jakarta, didengar oleh seseorang yang memejamkan mata dan berteriak 
dalam hati]



Belum, lagi jelek koneksinya. 
Researcher: "Eh pensil gua kemana ya?" 
Researcher Khusyuk Internetan: "Kenapa loe?" 
Researcher: "Pensil gua ilang! Loe tau gak dimana? Udah gua cari 
kemana-mana nih! Mana sih ya? Researcher Khusyuk Internetan: "Udah loe 
cari di google belum?" 
[R&D Jakarta, didengar oleh satu divisi yang merasa salah satu dari 
mereka kena penyakit internetan akut]



Kalo bisa yang triple L! 
Ibu #1: "Saya yang well-done ya." 
Pelayan: "Baik, bu. (Ke ibu lainnya) Ibu steaknya mau gimana?" Ibu #2: 
"Maksudnya mas?" 
Pelayan: "Mau yang medium atau..." 
Ibu #2: (Memotong dengan mantap) "Ooooh, saya yang large aja, mas!" 
[Restoran Steak di Jakarta Selatan, didengar oleh ibu lain yang merasa 
harus membenahi make-up tiba-tiba]



Makanya perhatian dong! 
Si Pemimpi: "Gua pengen bikin bagasi gua jadi home theater deh." Si 
Serius: "Hah, gimana caranya?" Si Pemimpi: "Ya nanti gua mau tambahin 
(mulai penjelasan teknis)." Si Serius: "Home theater portabel gitu?" Si 
Pemimpi: "Ya nggak lah, gimana caranya loe bawa-bawa bagasi?" Si Serius: 
"Ya ditenteng gitu? Eh, maksud loe bagasi apa nih?" Si Pemimpi: "Ya 
itulah! Yang tempat parkir mobil... Masa loe gak tau sih?" Si Serius: 
"Euh, itu kayaknya garasi kali!" 
[Reuni alumni di Jakarta, didengar oleh seseorang yang langsung harus ke 
kamar kecil]




Ah, jangan buka rahasia dong... 
Tukang Sate: "Masnya apa nih?" 
Mahasiswa Tegas: "Gua kambing! (ke temannya) Loe?" 
Mahasiswa gemulai: "Aku ayam..." 
[Pondok Sate di Jakarta Barat, didengar oleh mahasiswi yang merasa 
mendengar pengakuan]



Yang penting kan tata krama! 
Pembeli Santun ke Penjual Sop Kaki: "Daging tiga sama kaki dua, udah itu 
aja. Eh, kakinya yang kanan ya!" (Semua pengunjung tertegun) Penjual Sop 
Kaki: "Mmmm, kenapa harus yang kanan, Pak?" Pembeli Santun: "Yaaa, biar 
lebih sopan aja... Kakinya yang kanan gituuu!" 
[Tenda Sop Kaki Kambing di Tebet, didengar semua pengunjung yang hampir 
tersedak]



Otomatis ya, mbak? 
Kasir: "Mau order apa, mas?" 
Pembeli: "Coca-Cola large satu, sama french fries satu... Itu aja, 
mbak." 
Kasir: "Oke, saya ulang ya, Coca-Cola large satu, french fries large 
satu. Mau tambah kentang gorengnya, mas?" 
[Restoran fastfood di Jakarta, didengar oleh pembeli yang merasa 
dicekokin]


Ini pasti artinya tentang teknologi... 
Webmaster: "Gile, website bikinan orang-orang latin keren banget yah!" 
Webdesigner: "Hah, tau dari mana loe itu buatan orang latin?" 
Webmaster: "Itu ada tulisannya: Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur 
adipisicing elit..." 
[Sebuah kantor di Palmerah, didengar oleh webdeveloper yang langsung 
ngakak tak terkendali]



Saya kan gak pernah ngerti dunia itu! 
Pejabat: "Selamat sore, hari ini adalah hari yang bahagia karena kita 
menjadi tuan rumah untuk event internasional yaitu Festival Seni 
Koremponter. .." (Seluruh hadirin tertawa) 
Pejabat: "Maksud saya Korentomper. .." 
Tamu Gemas: "Kontemporer, pak!" 
Pejabat: "Ya harap maklum, saya kan bukan seniman!" 
[Galeri Nasional Jakarta, didengar oleh hadirin yang langsung 
mengeluarkan palu dan pahat]



Ini tindak lanjut yang penuh cinta! 
Reporter: "Pak, bagaimana perkembangan kasus korupsi X, apakah ada 
tindak lanjut dari instansi bapak, seperti pemberian sanksi ?" 
Pejabat: "Sejauh ini masih kita pantau dulu, hal ini sedang dibicarakan 
bagaimana2nya" 
Reporter: "Apakah justru ini melibatkan orang dalam pak?" 
Pejabat: "Loh, anda tidak boleh sembarangan begitu... Kita harus lihat 
situasi ini kiss per kiss nya..." 
Reporter: "Maksud bapak case by case ?" 
Pejabat: (malu) "Iyalah gitu." 
[Kantor Kepemerintahan, didengar oleh kameraman yang menutup mulutnya 
takut dicium]



Kan lulusan S3 Ilmu Angkotan! 
Pengendara Motor Gak Sabar: "Maju dong! Dasar Bego!" 
Supir Angkot Intelektual: "Kalo gua bego, gua gak bakal jadi supir 
angkot tau!" 
[Di bawah flyover Depok, didengar oleh penumpang angkot yang tiba-tiba 
mempertanyakan pendidikan yang dia jalani selama ini]



Gak mau tawar aja? 
Mahasiswa Genit ke penjual kantin yang cantik: "Mau es teh... manis." 
[Kantin kampus Jakarta, didengar oleh teman yang tiba-tiba sok belajar 
buat UAS]



Si Pitung ada gak, Beh? 
Penonton Berisik: "Naaah, nyang itu no Neo namenye, si Neo, Neo..." 
Adegan di Layar: "Hello, Mr. Anderson..." Penonton Berisik: "Eh bukan 
ding, bukan Neo......itu Mr. Anderson namanya!" 
[Bioskop pinggiran Jakarta Timur, didengar oleh penonton di depan yang 
memilih antara tertawa atau melempar popcorn]



,,(o_o),,
nguuuuiiiikkkk...


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke