Se"keji-keji" perlakuan Rafa terhadap Keane, untung aja Rafa gak pernah nyambit Keane pake sepatunya di locker room sampe pelipisnya berdarah kekeke.
Anyway menurut gw penjualan Keane itu tepat, dengan alasan: 1. Keane gak cocok di skema permainannya Liverpool sekarang. Selama ini Liverpool paling sering bermain dengan pola 1 striker dan biasanya sukses (4-2-3-1). Dengan kembalinya Torres, Keane jadi bench. Apabila Keane jadi striker tunggal di pola itu, lebih sering Keane bermain jelek dibanding bagus. 2. Harga Manajemen Liverpool melihat Keane tidak cocok dan ada yang berminat dengan dia (Spurs) dan harganya pun masih mayan (ditafsir sekitar 15 jt pounds). Keane juga mau lagi balik ke Spurs daripada jadi bench di Liverpool. Daripada nunggu Keane yang belum pasti kembali ke form di sisa musim, sebaiknya Keane dilepas sekarang ketimbang awal musim depan dimana harga Keane juga belum tentu bisa sebesar penawaran Spurs kemaren. Gw sempat baca juga di beberapa media, katanya Keane itu bukan pilihan Rafa diawal musim. Awalnya dana 20 jt Pounds dialokasikan untuk menbeli satu pemain bintang. Rafa minta Gareth Barry, namun manajemen malah beli Keane dengan harga segitu. Akhirnya dicobalah Keane masuk ke skema Liverpool musim ini dan akhirnya tidak cocok. Cuma alasan ini kayaknya gak bakalan ada official sourcenya. Adiossss > > --- El mar 3-feb-09, Tristan Santoso <trist4ni...@...> escribió: > > Mau tanya pendapat objektif pada para liverpudlian disini dong (sambil > melirik ke Kang Omar dan Kresna) > > Menurut kalian apakah sudah tepat perlakuan Liverpool terhadap Robbie Keane > ini ?
