Responses below. Adiossss
--- In [email protected], Tristan Santoso <trist4ni...@...> wrote: > [DS]--> kenapa tidak ? Skema MU sekarang juga sudah sedikit berubah dengan > kedatangan Berbatov. Lalu apakah yakin skema yang sekarang memang sudah > bagus ? Bagaimana penjelasan dengan hasil2 minor akhir2 ini ? Harus dicatat > bahwa Liverpool bisa spt sekarang di musim ini juga karena performa MU dan > Chelsea menurun di awal musim. > > Anyway ini sudah mulai melenceng. Elo memang sudah memberikan alasan2 kenapa > Keane harus dijual Rafa tetapi rasanya belum ada pendapat personal apakah > setuju atau tidak. KP: Loh kan di awal reply gw, gw dah bilang alasannya tepat. Terus kenapa gw harus mencatat Liverpool bisa seperti sekarang karena performa MU dan Chelsea yang menurun? Kenapa elo gak mencatat bahwa MU sekarang jadi no.1 karena Liverpool seri melulu di EPL di bulan Januari. Bukankah begicu? kekeke Chelsea emang menurun? Mereka sampai dengan Oktober (CMIIW)masih peringkat 1 dengan keunggulan selisih gol, mereka baru terlempar dari dari peringkat 1 karena mereka kalah dari Liverpool di Stamford Bridge. MU menurun? Gak ah, mereka gak menurun menurut gw. Coba kasih liat grafiknya apakah perolehan poin mereka sd paruh musim kalah dengan perolehan poin paruh musim mereka di musim lalu. > [DS]--> Numpang tanya, emangnya sistem pembelian Liverpool seperti apa sih ? > Apakah Rafa Benitez tidak memegang kuasa pemain2 mana yang akan dibeli/jual > oleh LFC ? Lalu kalau pembelian Keane bukan salah Rafa, maka pembelian2 > sukses spt Torres, Reina, dll juga harus jadi tanda tanya besar dong ;) Yang gw baca (dan ini juga gak ada official sourcenya, sejak adanya the Americanos (G&H), Rafa mengajukan pemain mana yang dia mau beli ke owners lalu owners melalui CEO (ketua) memberikan persetujuan kepada Rafa dan mengeluarkan dana. Mengenai Keane kembali lagi, source memberitakan Rafa mau Barry, tapi dikasihnya Keane. Anyway, kita semua juga mungkin gak bakalan tau alasan sebenarnya kenapa Keane pada awalnya dibeli dan apakah Keane itu pilihan Rafa atau pilihan owners/CEOnya klub. Namun, sekali lagi, menurut gw dari segi bisnis penjualan Keane tepat untuk menghindari jatuhnya harga Keane di akhir musim. Panic selling? Maybe...tapi daripada rugi kayak yang beli sahamnya Bumi Resources, kenapa gak? Adiosss
