nyiram minyak lagi MILAN, KOMPAS.com - Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, menilai orang Italia banyak yang mudah tersinggung. Sehingga, setiap ucapannya sering membuat mereka langsung bereaksi emosional, kadang salah persepsi.
Mourinho baru saja membuat banyak orang marah gara-gara ucapannya. Menurutnya, banyak pelatih di Italia yang tak bisa menentukan sendiri 11 pemain yang akan diturunkan. Seperti biasanya, komentarnya langsung disambut seperti kacang goreng. Bos Cagliari, Massimiliano Allegri langsung melabeli Mourinho sebagai orang yang menyedihkan. Beberapa pengamat juga berkomentar miring tentangnya. "Sebelum mereka berkomentar, seharusha membaca dengan seksama dulu apa yang sudah saya katakan. Jika mereka memperhatikan pertanyaan yang diajukan kepada saya dan apa yang saya respons, seharusnya mereka bisa berpersepsi dengan benar. Tapi, mereka keburu emosi, maka wajar jika saya menilai mereka mudah tersinggung," jelas Mourinho. Mourinho juga ditanya soal pertemuannya dengan Preiden Inter Milan, Massimo Moratti, setelah mereka melakukan pertemuan sehabis Liga Champions. "Kami berbicara dan menggarisbawahi sebuah proyek dan filosofi. Bukan membicarakan daftar pemain seperti yang diberitakan media massa," jelasnya. "Saya tak harus menjilat siapa pun. Sebab, saya dan Moratti memiliki pendapat yang sama. Kami tak perlu merombak tim hanya karena memainkan formasi 4-3-3. Sebab, kami memiliki cukup kekuatan dengan pemain-pemain hebat. Akan seperti itu di masa depan," katanya. On 3/25/09 3:57 PM, Firdauf Achmad Dhewata wrote: > Pelatih yg satu ini memang layak dinobatkan sebagai kompor abad ini > > =========================================== > Allenatore Ramai-ramai Bela Diri > Arya Perdhana - detikcom > > Roma, Para pelatih di Italia dituding oleh Jose Mourinho tidak bebas dalam > menentukan pemain yang diturunkan. Tersudut, mereka pun mengeluarkan bantahan > dan membela diri. > > Mourinho mengklaim bahwa ialah satu-satunya pelatih yang independen dalam > menyusun line-up. Di tim-tim lain, Lo Speziale menyebut bahwa para Presiden > klub memiliki pengaruh terlalu besar. > > Mudah diduga, reaksi pun bermunculan. Yang pertama adalah dari Renzo > Ullivieri, Presiden Asosiasi Pelatih Sepakbola Italia yang menilai pernyataan > Mourinho sudah kelewat batas. > > "Mourinho adalah anggota asosiasi kami dan kami senang dengan keberadaannya. > Tetapi kali ini dia sudah terlalu jauh. Tanyakan kepada (Fabio) Capello, > (Marcello) Lippi atau (Luciano) Spalletti, untuk sekadar menyebut nama, > apakah tim mereka dipilih oleh orang lain?" ujar Ullivieri seperti dilansir > Telegraph. > > Pelatih Cagliari Massimiliano Allegri mencap Mourinho 'menyedihkan', seraya > berucap ketus, "Mencampuri urusan pelatih lain memperlihatkan kurangnya rasa > hormat!" > > Senada dengan mereka adalah pelatih AC Milan Carlo Ancelotti. "Jika saya yang > ia maksud, maka saya cuma bisa bilang bahwa saya sudah memenangi dua piala di > bawah Silvio Berlusconi (Presiden Milan--red) sebagai pemain dan dua trofi > lainnya sebagai asisten pelatih," sinis Ancelotti. > > > > > ------------------------------------ > > HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY. > > ========================================================== > Milis Tabloid BOLA > Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat > [email protected] > ==========================================================Yahoo! Groups Links > > > > >
