London, Emosi beberapa pemain Chelsea tersulut dalam laga melawan Barcelona, 
apalagi setelah timnya dipastikan kandas. Sejumlah pemain Si Biru bahkan konon 
menuding UEFA sengaja menjegal mereka.

Beberapa keputusan wasit Tom Henning Ovrebo digugat pemain Chelsea. Di menit 
akhir pertandingan, Kamis (7/5/2009) dinihari WIB, misalnya. Saat itu Samuel 
Eto'o melakukan hands ball di kotak terlarang ketika menahan sepakan Michael 
Ballack.

Ballack yang merasa itu jelas-jelas penalti untuk Chelsea tak terima dan 
mengejar wasit sambil terus memprotes, kendati keputusan tetap tak bisa 
diganggu gugat. Ballack kemudian diganjar kartu kuning.

Protes lebih keras bahkan dilakukan Didier Drogba usai laga berakhir. Pemain 
yang sebelumnya sudah ditarik keluar itu terlihat mendatangi wasit sambil terus 
memaki-maki dengan emosi tinggi. Akibatnya, Drogba juga dikartu kuning.  

Sebelumnya, John Terry selaku kapten Chelsea juga sudah melancarkan protes 
kepada wasit, kendati cara yang dia lakukan tidak sekeras Drogba.

"Saya mengerti sepenuhnya emosi dalam pertandingan selama mereka tak langsung 
menyentuhnya (wasit)," bela manajer Chelsea Guus Hiddink di Sky Sports.

"Saya bisa memahami kekecewaaannya. Bukan hanya satu keputusan (wasit) yang 
meragukan, tapi sudah beberapa kali. Saya sepenuhnya mengerti dan saya 
melindungi para pemain saya dan emosi mereka," tegas Hiddink.

Masih menurut Sky Sports, sejumlah pemain Chelsea juga disebutkan telah 
melempar tuduhan bahwa UEFA tak mau lagi ada final sesama tim Inggris, sehingga 
kemudian mengganjal Chelsea dengan keputusan merugikan.

"Anda takkan bisa membuktikan itu, tapi memang menyedihkan. Pada dasarnya 
(pemain) emosi, tapi memang ada lima atau enam situasi (merugikan Chelsea). 
Bukan hanya satu kejadian meragukan," demikian Hiddink.


Kirim email ke