loh bro, katanya sebagian juga mengejek Maldini,

detiksport
Milan - Bukan cuma AS Roma yang merusak laga perpisahan Paolo Maldini
di Giuseppe Meazza. Tifosi garis keras Rossoneri bahkan menodai laga
yang seharusnya sakral itu dengan membentangkan spanduk kontroversial.

Maldini yang tahun ini berusia 40 tahun sudah menyatakan niatnya untuk
pensiun di akhir musim nanti. Kalau laga di pekan ke-37 menjadi sangat
emosional, itu karena laga kontra Roma tersebut akan menjadi yang
terakhir buat sang kapten di depan pendukungnya sendiri, Stadion
Giuseppe Meazza.

Tapi yang terjadi di atas kemudian sangatlah tidak mengenakkan karena
Rossoneri dipaksa bertekut lutut dengan skor 2-3 atas tamunya. Kondisi
tersebut diperparah dengan ulah sebagian pendukung Milan justru
menodai pertandingan yang harusnya menjadi penghormatan terakhir dari
Milanisti buat Maldini.

Diberitakan Channel4, saat Maldini melakukan lap of honour usai peluit
panjang dibunyikan, fans yang berkumpul di Curva Sud membentangkan
spanduk besar yang isinya sama sekali tidak menunjuk apresiasi
terhadap pengabdian sang kapten namun justru bernada melecehkan.

Bertuliskan angka enam dalam ukuran yang besar, di bagian bawah
spanduk tertulis kalimat: "Hanya ada satu kapten: Franco Baresi".
Tindakan fans garis keras itu tak berhenti sampai di situ karena
kemudian terdengan suara siulan yang ditujukan pada pesepakbola yang
menghabiskan seluruh karirnya bersama Milan itu.

Meski begitu, Maldini tetap dapat penghormatan penuh dari penonton di
sisi satdion yang lain yang memberikan standing ovation.

"Perayaan Maldnini tak bisa dirusak oleh sekelompok kecil pemrotes,
itu seperti sebuah titik di tengah lautan cinta dan hormat untuk pria
hebat itu. Jadi sekelompok kecil orang yang tidak setuju itu tak akan
mengubah apapun," ungkap Carlo Ancelotti.

( din / key )

2009/5/25 Arif Ikram <[email protected]>:
>
>
> Begitulah tulisan di kaos anggota tim dan sebagian penonton di San Siro tadi
> malam
> Atribut, syal dan spanduk ucapan terimakasih bertebaran di Curva Sud dan
> seantero stadion
> The Maldinis duduk di area khusus di VIP Box termasuk Christian dan Daniel
> sbg pewaris tahta no 3 jika kelak masuk tim utama Milan
> Beberapa presiden klub termasuk Massimo Moratti menyempatkan hadir untuk
> memberikan penghormatan khusus
> Sungguh atmosfir yang sangat luarbiasa bagi seorang legenda yang 25 tahun
> bersama tim dengan 26 trofi
>
> Grazie Paolo
>
> Game melawan Roma sendiri berakhir tidak sesuai harapan
> Roma tampil penuh motivasi untuk mengacaukan pesta Milan
> Sementara pemain Milan tampil emosional mungkin karena ingin menyuguhkan
> yang terbaik untuk Capitano mungkin juga karena konsentrasi Carletto juga
> sudah buyar akibat rencana kepergiannya ke Chelsea
> Outstanding game, spektakuler goal from Riise and Totti, not a good result
> for us
> Tapi giornata terakhir minggu depan akan mengembalikan Milan ke posisi 2
> percayalah
>
> Grazie Paolo
>
> Last but not least,
> Terimakasih untuk stasiun TV yang udah menyiarkan Serie A wabilkhususan
> Milan sepanjang musim ini yaitu Trans7, Vision1 Indovision dan Telkomvision
> Sayangnya semalam momen penting perpisahan Paolo sesudah pertandingan tidak
> ditayangkan Trans7 dan dipotong iklan oleh Telkomvision
> Kritik juga untuk Widya host Trans7 bahwa Milan tidak pernah menggunakan
> nama Giuseppe Meazza sebagai penyebutan nama stadion San Siro
>
> Grazie Paolo
>
> Ciao
>
> Forza MILAN
>
> 



-- 
Best Regards,


AT
0740/0740 E.if

Kirim email ke