Galacticos II Tantangan untuk Pellegrini
Rossi Finza Noor - detikcom

Jakarta, Kedatangan Kaka ke Real Madrid disebut sang presiden, Florentino 
Perez, sebagai awal dari terbentuknya Los Galacticos II. Andai benar-benar 
menjadi kenyataan, pelatih baru madrid, Manuel Pellegrini, bisa dibilang punya 
tugas yang tak mudah.

Setelah Kaka, Real Madrid diyakini masih akan mengejar Cristiano Ronaldo, 
Franck Ribery serta David Villa dan David Silva. Perez sepertinya sangat serius 
dengan upaya membentuk Los Galacticos kedua, seperti yang sempat dia utarakan 
tak lama setelah kembali terpilih jadi presiden.

Perez jugalah orang di belakang terbentuknya Galactiocs pertama. Pembelian 
sensasional pertama Perez saat itu adalah saat mendatangkan Luis Figo dari 
musuh abadi mereka, Barcelona. Setelah itu hampir setiap musim Madrid selalu 
mendatangkan pemain besar dengan berturut-turut menyusul adalah Zinedine Zidane 
(2001), Ronaldo (2002), David Beckham (2003), Michael Owen (2004) dan Robinho 
(2005).

Tim yang seperti itu pun kini tengah dirintis lagi dan Pellegrini yang akan 
menjadi nahkodanya. Jika benar-benar terwujud, menangani begitu banyak pemain 
bintang bisa dibilang adalah pengalaman pertama bagi mantan manajer Villarreal 
ini. Pasalnya, anggota skuad The Yellow Submarine yang pernah ditanganinya 
nyaris tak memiliki bintang besar.

Mungkin nantinya Pellegrini tak perlu khawatir akan kedalaman skuad yang 
dimilikinya dan bisa melakukan rotasi di berbagai kompetisi. Tetapi bisa juga 
ia akan merasa pusing untuk menentukan komposisi tim lantaran banyaknya pemain 
bintang untuk dimasukkan ke tim utama.

Tapi menangani Galacticos II juga bukan perkara gampang. Galacticos pertama 
dahulu sempat mengalami perpecahan akibat ego dari masing-masing bintangnya. 
Madrid pun harus menjalani puasa gelar La Liga selama tiga tahun sejak musim 
2003-2004, musim yang dianggap sebagai awal hancurnya Los Galacticos. 
Pellegrini jelas harus pintar-pintar meredam ego pemain bintangnya ini.

Yang dibutuhkan Pellegrini sendiri tak melulu segudang pemain bintang di 
lapangan dan di bench. Apa yang dibutuhkannya untuk mereguk kesuksesan adalah 
dukungan penuh dari petinggi klub dan para suporter, seperti apa yang ia 
dapatkan di Villarreal dulu.

"Dia telah menjadi pelatih asing paling berhasil selama beberapa tahun terakhir 
dan semua yang ia butuhkan adalah dukungan sebagaimana yang ia dapatkan di 
Villareal," tukas pelatih timnas Spanyol, Vicente Del Bosque, suatu waktu.

Kirim email ke