royek Stadion Liverpool Dihentikan
Jumat, 4/9/2009 | 00:14 WIB

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Liverpool menghentikan proyek pembangunan stadion baru, 
sampai resesi dunia berakhir.

Stadion Liverpool saat ini, Anfield, sudah semakin tak layak, meski
ppunya sejarah besar. Liverpool pun mencoba membangun stadion baru
berkapasitas 60.000 penonton. Namun, pembangunannya dihentikan pada
Agustus lalu oleh pemilik klub, Tom Hicks dan George Gillet Jr, karena
pengaruh krisis global.

Menurut pemilik asal Amerika Serikat itu, penghentian proyek hanya
sementara. Namun, mereka tak bisa menentukan kapan akan dilanjutkan
kembali.

"Konstruksi di stadion akan kembali dibangun jika keuangan global kembali 
membaik," jelas Direktur Liverpool, Christian Purslow.

Purslow berharap, stadion yang berdampingan dengan Stanley Park itu
akan selesai pada 2018. Sehingga, stadion itu bisa dipakai Piala Dunia
saat Inggris menjadi tuan rumah.

"Stadion itu nantinya akan berkelas dunia dan membanggakan siapa saja.
Rumah baru buat Liverpool kapasitas sekitar 60.000 tempat duduk dan
akan membuat pertandingan menjadi lebih menggairahkan," jelas Purslow.

Stadion Anfield hanya berkapasitas 45.000 tempat duduk. Stadion itu
sudah sulit untuk dioptimalkan dalam mengeruk penghasilan, karena hanya
memiliki 34 tempat mewah.

Sementara rivalnya, Manchester United, bisa menghadirkan 76.000
penonton di Stadion Old Trafford. Arsenal yang tadinya bermarkas di
Highbury dengan kapasitas 38.000 tempat duduk, kini bisa mendatangkan
60.000 penonton di Stadion Emirates.

Penundaan pembangunan itu mengecewakan banyak pihak. Kapten kedua
Liverpool, Jamie Carragher menyatakan, penundaan itu cukup memalukan.
 
-------------------------------
 
19 YEARS BABY !!



      

Kirim email ke