*Jakarta* - Nasih naas dialami promotor, komentator sekaligus pengamat tinju Syamsul Anwar. Dia dikeroyok tiga petinju yang tak puas karena gagal berangkat ke SEA Games.
"Nama korbannya Syamsul Anwar Harahap. Dia mengalami luka robek di bibir," ungkap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, AKBP Kombes Pol Krisnanda pada *detikcom*, Selasa (20/10/2009). Pengeroyokan terhadap Syamsul terjadi pada Minggu (18/10/2009) sore lalu di Hotel Cantury, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut terjadi dengan disaksikan oleh beberapa orang yang berada di lokasi kejadian. Peristiwa pemukulam tersebut ditengarai terjadi karena rasa tidak puas yang dirasakan ketiga petinju akibat mereka gagal lolos seleksi untuk diberangkatkan ke SEA Games 2009. Sementara Syamsul baru melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jakarta Pusat pada Senin (19/10/2009) kemarin. "Korban dipepet ketiga pelaku di lantai dasar hotel. Mereka bermaksud menanyakan hasil keputusan pelatnas yang baru digelar di Semarang. Namun jawaban dari Syamsul tidak memuaskan pelaku". "Mereka akhirnya menghujamkan tonjokan ke korban. Syamsul sempat melaporkan ke pihak manajemen dan manajeman berhasil mendamaikan. Namun beberapa saat kemudian memukul lagi dan berusaha memukul dengan meja kecil. Aksi berhasil dtangkis Syamsul. Ada yang menyaksikan yaitu beberapa petinju lain, pelatih serta anggota *security*," lanjut Krisnanda. Hingga kini tiga orang sudah diperiksa atas kasus tersebut dengan status sebagai saksi. Sementara saat coba dimintai keterangan, nomor telpon selular Syamsul tak bisa dihubungi. * ( din / roz ) * Wassalam, [Non-text portions of this message have been removed]
