cihuuuuyyyy... aseeeekkkkk perangnya pindah ke subyek laen, uhuuuyyyyy! hajaaarrrrr Dani, Pet!!!! kasih jab! tonjok Peter, Dan!!!! yak, upper cut!!! jangan pake long shot dooong... drop shot ajeee kaleee... yaaaa ngape pake ground stroke????
aaaahhhh... ternyata Dani "si baik & budiman" sudah terkapar tak berdaya di tengah lapangan. doi nyembah eh nyerah ke Peter. berjanji tak mau berantem lagi. pake sumpah2. :D gak asik ah. cari yang seru2 lagi di tipi deh kalu gitu *ngeloyor* --- On Tue, 11/10/09, [email protected] <[email protected]> wrote: "IMO perbedaan fisik memberi dimensi yang lebih banyak untuk tim namun tidakterlalu berpengaruh pada latihan yang didapatkan pemain2 pada posisi yangsama" Crouch vs Ibra, tinggi badan hampir sama. Skill beda, balance beda, speed beda, training sama ? Ada yang pernah ngelatih bola disini biar ada fair opinion ? Btw, yang gw bahas masalah pemilihan negara dan cara main dan latihan. Bukan instan ato enggak. Satu yang gw kurang setuju adalah "mau latihan ke Brazil, Italia, Uruguay, Jepang, Thailand, atau keAntartika sekalipun.." Negara jujugan sangat berpengaruh, mengapa kita berlatih kesana ? Untuk mengadopsi bukan hanya skills tapi juga fisik. Kalau kita latihan di eropa atau amerika latin, meraka akan start latihan dengan kondisi fisik yang bagus. Berbeda ketika kita belajar di jepang atau thailand, mereka punya resep bagaimana mengejar kekurangan fisik mereka. Kalo di brazil ? Fisik gak mampu ? Cari yang lain, masih banyak orang brazil fisik bagus dan pinter main bola. Challange tiap negara untuk cari solusi timnasnya beda2. Kalo gw ngerasa PSSI terlalu gengsi untuk belajar kepada negara2 asia. Karena jaman duuluuuuuu..... Kita pernah masuk jadi finalis piala duinia. Sehingga yang ada di kepala bapak2 itu mungkin kita udah selevel brazil dan itali Instan gak berhasil ? Lu coba tanya sama Reri dan Inter nya deh *ngacir* peter Dikirim lewat kantor pos terdekat® -----Original Message----- From: Tristan Santoso <[email protected]> Date: Wed, 11 Nov 2009 09:41:48 To: <[email protected]> Subject: Re: [BolaML] Re: Walaahhh Jepang-Indonesia 7-0, hasil belajar dua tahun di Uruguay Saya setuju kalau fisik bukan hanya tinggi badan tetapi bukankah faktor tersebut yang sedang dibahas terutama dalam memilih negara mana yang lebih baik sebagai program instan? cmiiw Endurance timnas kita memang kacrut tetapi itu lebih karena faktor program latihan si pemain yang salah atau si pemain sendiri yang tidak disiplin dalam latihannya (Boaz springs to mind). Mau pilih negara manapun untuk program instan, kalau endurance tidak dilatih dengan baik ya sama saja bohong, mau latihan ke Brazil, Italia, Uruguay, Jepang, Thailand, atau ke Antartika sekalipun... Lalu bung Peter memberikan contoh bola2 utk Peter Crouch dan Michael Owen, fair enough. Tetapi apakah itu berarti Crouch tidak pernah melatih dirinya utk mengambil umpan terobosan? Owen tidak pernah melatih dirinya utk mengambil umpan crossing? One trick pony dong. Saya yakin kedua pemain ini juga belajar finishing saat diberi umpan yang berbeda karena hal ini penting sebagai bagian dari strategi pertandingan. IMO perbedaan fisik memberi dimensi yang lebih banyak untuk tim namun tidak terlalu berpengaruh pada latihan yang didapatkan pemain2 pada posisi yang sama. Kembali lagi ke statement awal saya kalau program instan ini tidak ada gunanya, sudah terbukti dari hasil memalukan lawan Jepang. Justifikasi apa yang bisa diberikan dari hasil tersebut? Sama sekali tidak ada. Cheers 2009/11/11 <[email protected]> > Fisik itu bukan cuman tinggi badan bos. > Endurance alias daya tahan juga termasuk. Endurance pemain kita gak bisa > disamakan dengan pemain eropa. Buat apa kalo skill bagus tapi gak bisa > mainten fisik supaya stabill selama pertandingan. > > Salah satu yang bikin timnas kita drop adalah masalah endurance, drop > dibabak kedua. Karena kita sudah tau kelemahan itu, akhirnya gak bisa push > sejak kickoff pertama. > > Mengenai perbedaan teknik antara pemain jangkung dan pendek jelas ada, > pemain jangkung gak akan banyak dikasih bola2 terobosan yang memaksa dia > mengejar bola. Contoh seperti ente bilang crouch, sebenernya kalau orang > seperti Crouch dengan fisik dia yang bahkan lebih tinggi dari defender > sangat bagus jadi tempat rebound bola di area pinalti. Dengan rebound itu > dia bisa memilih pemain diluar kerumunan yang sedikit bebas untuk eksekusi > tendangan. > > Beda dengan owen (dan seluruh tipikal mini attacker) yang suka one on one > ama defender lawan. > > Dua skill ini punya training yang jelas beda > > > peter > Dikirim lewat kantor pos terdekat® > > -----Original Message----- > From: Tristan Santoso <[email protected]> > Date: Wed, 11 Nov 2009 09:04:01 > To: <[email protected]> > Subject: Re: [BolaML] Re: Walaahhh Jepang-Indonesia 7-0, hasil belajar dua > tahun di Uruguay > > Masalahnya apakah program instan ini akan berhasil atau tidak terlepas dari > negara tempat belajar. Fisik orang Jepang memang hampir sama dengan > Indonesia tetapi itu belum tentu dengan timnasnya karena rata2 tinggi > pemainnya di atas 1.70 bahkan Junichi Inamoto di atas 1.80. > > Terlepas dari tinggi pemain, saya kurang mengerti apa hubungannya belajar > sepakbola dengan perbedaan fisik? Apakah ada perbedaan teknik sepakbola utk > pemain boncel dengan pemain jangkung? Saya kira teknik striker yang > diajarkan pada Michael Owen (1.75) dan Peter Crouch (2.01) harusnya tidak > terlalu berbeda. > > Fisik hanya menjadi masalah saat dua tim dengan perbedaan fisik mencolok > saling berhadapan. Saat itu seharusnya kualitas pemain dan strategi pelatih > yang seharusnya jadi andalan, IMO. > > So mendingan buang jauh2 program instan kecuali mi instan :) > > Cheers > > 2009/11/10 m abraham <[email protected]> > > > > > > > gw juga setuju yang belajar ke Jepang.. > > > > jarak relatif deket, postur masih mirip.. > > > > atau ke thailand aja? ^^ > > > > 2009/11/10 petirburung <[email protected] <petirburung%40yahoo.com>> > > > > > > > > > > > --- In [email protected] <bolaml%40yahoogroups.com> <bolaml% > > 40yahoogroups.com>, Don Rudy > > > > > <rudy.mil...@...> wrote: > > > > > > > > 2009/11/10 omar <sweetsilvers...@...> > > > > > > > > > > > > > > > > > jaman dulu sekali, waktu gue belum kenal bola, kita pernah punya > > > pelatih > > > > > asing will coerver dan tony poganic, konon hasilnya lumayan, > minimal > > > buat > > > > > asia tenggara kita cukup ditakuti. > > > > > > > > > > > > > [rudy] > > > > Nah itu, jamannya Kurniawan kan Indonesia "lumayan" ditakuti di Asia > > > > Tenggara(kalah ama Thailand doang). Ini prestasi jamannya Kurniawan : > > > > > > > > Kejuaraan Sepak Bola ASEAN (dulu Tiger Cup) > > > > > > > > 1996 - Runner-up > > > > 1998 - Peringkat 3 > > > > 2000 - Runner-up > > > > 2002 - Runner-up > > > > 2004 - Runner-up > > > > > > > > Dan sekarang : > > > > 2007 - Babak penyisihan grup > > > > 2008 - Semifinalis > > > > > > > > Ciao > > > > [/rudy] > > >_ > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > -- > **Hi My Name is Tristan Santoso, Nice to Know U** > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > ------------------------------------ > > HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY. > > ========================================================== > Milis Tabloid BOLA > Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat > [email protected] > ==========================================================Yahoo! Groups > Links > > > > > > ------------------------------------ > > HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY. > > ========================================================== > Milis Tabloid BOLA > Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat > [email protected] > ==========================================================Yahoo! Groups > Links > > > > -- **Hi My Name is Tristan Santoso, Nice to Know U** [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY. ========================================================== Milis Tabloid BOLA Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [email protected] ==========================================================Yahoo! Groups Links [Non-text portions of this message have been removed]
