24 ribu dolar bisa dapet narkoba berapa banyak tuh?  :D  

----------------------------------------------------------------------------------------
ZURICH--MI: Pelatih timnas Argentina Diego Maradona dilarang
tampil dua bulan dan didenda lebih dari US$24.000 Minggu (15/11),
setelah beberapa kali mengeluarkan kalimat kasar pada pertandingan
babak penyisihan Piala Dunia melawan Uruguay bulan lalu. 


Maradona, 49, yang berpotensi menghadapi hukuman dari beberapa
pertandingan Piala Dunia timnya tahun depan, minta maaf atas sikapnya
itu dan menunjukkan penyesalannya yang mendalam, kata badan sepak bola
dunia FIFA. 


Ia mendapat sanksi setelah mengeluarkan kata-kata yang tidak jelas
artinya dalam wawancara di tepi lapangan, kemudian mengulanginya lagi
dan berkata kasar dalam temu pers usai pertandingan, yang disiarkan
langsung oleh beberapa stasiun televisi.



Maradona mengatakan kepada media, "Hisap aja...dan tetap lah
menghisap.." Ditunjuk sebagai pelatih tim nasional Argentina setelah 13
bulan berjuang mengatasi kecanduan obat terlarang, alkohol dan masalah
kegemukan, Maradona muncul sendirian dalam pertemuan tertutup dengan
pengurus FIFA di markas mereka. 


"Komisi Disiplin FIFA...memutuskan hari ini menghukum dua bulan
tidak boleh mengikuti aktifitas sepak bola dan dijatuhi denda 25.000
CHF (US$24.630) kepada pelatih kepala tim Argentina Diego Maradona,"
demikian pernyataan yang dikeluarkan FIFA. 


"Komite mempertimbangkan permintaan maaf Maradona serta sikap
penyesalannya yang diutarakan pada akhir pertemuan," demikian bunyi
pernyataan FIFA itu. "Komite menekankan bila ada insiden sama di
kemudian hari maka akan dikelurkan sanksi yang lebih berat," kata FIFA.



FIFA menjelaskan, sanksi yang sudah dijatuhkan berlaku langsung
hingga 15 Januari. Berarti Maradona tidak akan absen dalam pertandingan
internasional mereka, walau pun Argentina akan melakukan laga
persahabatan internasional melawan Republik Ceko di tempat yang akan
ditentukan bulan depan. 


Larangan itu merupakan episode lain dari naik turunnya masalah
dalam karir Maradona, yang sempat dikeluarkan dari Piala Dunia 1994
karena terlibat kasus obat terlarang, satu dari tiga hukuman sejenis
yang diterimanya saat sebagai pemain. 


Maradona terbang dari Madrid, tempat timnya kalah 1-2 atas Spanyol
dalam pertandingan persahabatan Sabtu (14/11) malam. Ia mengenakan
kacamata gelap dan baju lapangan serta tidak bersedia melayani atau
memberi komentar kepada wartawan. 


Sekitar 20 orang membawa bendera Argentina serta sejumlah wartawan
berkumpul di luar gerbang markas besar FIFA di tepi kota Zurich di
udara dingin itu. 


Maradona melancarkan kritikannya setelah Argentina mengalahkan
saingan utama mereka Uruguay 1-0 sehingga selamat lolos ke Afrika
Selatan. Pertandingan itu merupakan laga penentuan bagi 18 tim yang
berebut tempat ke Afrika Selatan. 


Ledakan lain



Juara Piala Dunia 1986 itu mendapat kritikan tajam setelah timnya
kalah atas Bolivia, Ekuador, Brazil dan Paraguay, sehingga mereka
berada di tepi kegagalan ke babak final Piala Dunia untuk pertama
kalinya sejak 1970. 


Ketika ditunjuk sebagai pelatih pada Oktober tahun lalu, Maradona
banyak mendapat kecaman dan pertanyaan dari berbagai kalangan. 


Ia memanggil lebih dari 70 pemain dalam 14 pertandingan (delapan
babak penyisihan dan enam pertandingan persahabatan) dan ia mendapat
kritikan dengan caranya memilih pemain itu. 


Masa Maradona sebagai pelatih pun diwarnai dengan perseteruan
dengan pemain, pelatih, wartawan dan direktur tim, dan puncaknya ketika
Juan Roman Riquelme meninggalkan tim dengan mengatakan Maradona berada
dalam tim itu dengan "kode etik berbeda" dengan mereka.
(Ant/Reuters/OL-04)



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke