sekedar melengkapi... itu adalah musim terakhir pemain pinjaman bisa balas dendam ama club-nya krn sejak Madrid di singkirkan Morientes dg Monaconya, UEFA merivisi peraturan, pemain pinjaman gak bole bela club peminjam melawan klub asal selama masa pinjaman
- dein - ------------------------------- 19 YEARS BABY !! ----- Original Message ---- From: m abraham <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thu, November 26, 2009 9:05:36 PM Subject: Re: Bordeaux was:Re: Lyon .. Re: [BolaML] Ucl BTW waktu final Monaco vs Porto, taun 2003/2004, kayanya masa2 segitu itu adalah masa penuh keanehan/ketidakwajaran. 1. Di akhir musim 2002/2003, Madrid jadi juara La Liga, dengan pesaing terdekat bukan Barca, Valencia, atau Deportivo yang waktu itu lagi bagus, tapi oleh Real Sociedad! Sociedad waktu itu bahkan memimpin klasemen sampe sisa 2 partai terakhir dengan keunggulan 1 poin atas Madrid. 2. Hasilnya, di musim 2003/2004 itu Liga Spanyol diwakili sama tim2 yang nggak biasanya, selain Madrid, 3 tim lainnya adalah tim debutan, Deportivo, Sociedad dan Celta Vigo (bener ya mereka debutan? cmiiw). 3. Dan IMO, keliatan kalo mereka lolos ke liga champion cuma karena "nasib", soalnya semua tim yang ikut Liga Champion itu justru ancur2an di Liga lokal. Madrid menutup musim dengan kekalahan beruntun (5 apa 6 kali, termasuk 3 kali kalah di rumah sendiri salah satunya kalah 4-1 sama siapa lupa). Sementara Sociedad dan Celta Vigo, dua2nya lolos dari grup liga champion tapi di liga lokal justru berkutat di zona degradasi. Dan akhirnya cuma Sociedad yang selamet, sementara Celta bener degradasi. Juara liga waktu itu Valencia dan runner-upnya Barcelona, 2 tim yang gak main di liga champion. 4. Liga kuat lainnya, Inggris sama Italia juga diwakili sama tim yang kurang punya tradisi, yaitu Newcastle United dan Lazio. Terbukti mereka ga lolos ke babak gugur. Kalo Lazio ga pernah menang dan jadi juru kunci, Newcastle malah ga lolos babak kualifikasi kalah ama tim ga jelas. Oya, Inter Milan juga kalah di grup, kalahnya sama tim gak jelas juga. 5. Partai Liga Championnya sendiri banyak kejadian aneh, misalnya: Tim2 kuat justru saling ketemu di babak awal (perdelapan/perempat final) - Madrid-Muenchen, Arsenal-Chelsea. MU yang kalah "nasib" lawan Porto di perdelapan final, atau di perempat final Milan sempat menang 4-1 trus dibalik jadi kalah 0-4 lawan Deportivo. Abis itu di semifinal, Deportivo yang bisa nahan Porto di Portugal 0-0, justru kalah 0-1 pas main di kandang sendiri. Hasilnya, tim2 besar pemegang gelar juara Eropa cuma nyampe di perempat final, dan ga ada yang masuk semifinal. Dan di semifinal lebih parah lagi, isinya Porto (pernah juara 1 kali), Deportivo, Monaco, dan Chelsea. Sampe sini orang banyak yang jagoin Chelsea jadi juara, tapi mereka malah kalah ama Monaco. 6. Dan partai finalnya kayaknya final yang paling nggak seru (selain partai Milan Juve taun sebelumnya). Porto mainnya bertahan, sementara Monaco gak menunjukkan sabagai tim yang pantas lolos ke final. Anti klimaks! --- Jadi kalo mau berharap kejutan yang sama taun ini, IMO, mesti berharap "hawa" aneh kayak waktu itu akan datang lagi. Tapi gw berharap taun ini semua partai babak gugur akan seru. Terlalu banyak tim bagus yang pantas maju terus. Jagoan gw sih Barcelona. Tapi Chelsea juga lagi bagus dan sepertinya makin bagus tiap minggunya. Juga Milan, Madrid (kalo chemistry antar pemainnya jalan), MU, dan Arsenal, yang gw pikir akan semakin bagus setelah winter break nanti. Gw ga heran kalo tempat di semifinal nanti dibooking ama mereka (ya 4 di antara mereka maksud gw). --- 2009/11/26 David Sundah <[email protected]> > > > Pada 26 November 2009 08:39, <[email protected]<danielvero%40gmail.com>> > menulis: > > > Klub-klub perancis seperti bangun dari tidur koma. Kalau sebelumnya cuma > ada Lyon, musim ini bisa jadi ada 3 klub yg lolos. Paling fenomenal ya > Bordeaux. Coba lihat tuh selisih poinnya dgn juve ma bayern. Kesannya > bordeaux superior bgt. > > > > Mungkin banyak disini yg belom pernah liat bordeaux main. > Percaya deh kata2 gw: mereka jago banget. > Main cepet, passing cepet dan akurat, dan menekan terus dari awal sampe > akhir. > Bordeaux cuman sekali seri di turin, sisanya menang terus, partai > akhir lawan maccabi hayfa pasti menang lagi deh biar tim cadangan yg > turun. > Mungkin mereka bisa bikin kejutan dan bisa jadi masuk final. > Mirip kejutan monaco vs porto dulu > _
