Sayang ga nonton, khabarnya Mourinho diusir wasit huehehe

===============================================
Juventus Dibantu Wasit
 
TURIN, KOMPAS.com - Kiper Inter Milan, Julio Cesar, menilai, timnya kalah 
secara tidak adil karena wasit cenderung membela Juventus. Namun, menurutnya, 
itu tak masalah, karena Inter masih di puncak klasemen.

Pernyataan itu disampaikan berkaitan dengan Derbi Italia, di Olimpico Grande 
Torino, Sabtu (5/12). Pada duel itu, Juventus menang 2-1 melalui gol Felipe 
Melo dan Claudio Marchisio. Sementara itu, gol tunggal Inter dicetak Samuel 
Eto'o.

Menurut Cesar, Inter bisa menghindari kekalahan, bila mendapat penalti ketika 
Diego Milito diganjal Martin Caceres di menit ke-75. Ia pun heran, wasit 
Massimiliano Saccani malah memberi tendangan bebas untuk Juventus.

"Ketika Anda bermain dalam duel seperti Juve-Inter, Anda selalu ingin menang. 
Namun, pelatih (Jose Mourinho) benar. Kenyataannya, kami masih di puncak 
klasemen. Artinya, (kekalahan) tak berdampak besar.

"Hari ini, terjadi sejumlah hal aneh yang memutuskan kemenangan Juventus. Gol 
pembuka mereka sedikit aneh dan kupikir, ada hadiah penalti yang seharusnya 
menjadi hak kami. Namun, wasit tak meniup peluit dan tak ada apa pun (yang 
memberatkan Juventus karena Caceres telah menggagalkan peluang Milito mencetak 
gol," tambahnya.

Dengan hasil tersebut, Juventus Juventus berada di tempat ketiga klasemen 
dengan 30 poin atau kalah lima angka dari Inter Milan di puncak klasemen. 
Sementara itu, di posisi kedua, ada AC Milan yang sudah mengumpulkan 31 poin. 

Karena masih cukup kokoh di Serie-A, Inter pun tak terlalu memikirkan hasil 
tersebut. Menurut Cesar, Inter sudah melupakan mimpi buruk itu dan fokus kepada 
duel versus Rubin Kazan babak penyisihan Grup F Liga Champions, Rabu (9/12).

"Kami memiliki pertandingan penting di tengah  pekan dan tentunya itu adalah 
perhatian utama kami sekarang.  Yang penting saat ini adalah fokus kepada duel 
versus Rubin Kazan," ungkapnya.

Ketimbang di Serie-A, posisi Inter di Liga Champions memang sedang di ujung 
tanduk. Saat ini, mereka berada di posisi kedua dengan enam poin atau kalah 
satu angka dari Barcelona di puncak klasemen. 

Mereka juga cuma unggul rekor pertemuan dengan Rubin dan unggul satu angka dari 
Dynamo Kiev di tempat keempat. Dengan satu laga tersisa, Inter wajib memenangi 
duel besok untuk menjamin kelolosan


Kirim email ke