*JAKARTA, Kompas.com *- Awan kelabu menggelayuti sepak bola Indonesia yang
tampil di SEA Games XXV Laos karena pada pertandingan kedua penyisihan Grup
B di Chao Anouvong Stadium, Senin (7/12), tim "Merah-putih" digebuk tuan
rumah 2-0 Ini membuat posisi Indonesia sangat kritis karena terancam
tersingkir di babak penyisihan grup.

Saat ini Indonesia menghuni dasar klasemen sementara dengan hanya meraih
satu poin, menyusul hasil imbang 2-2 melawan Singapura pada laga perdana,
Sabtu (5/12). Sedangkan Laos yang mendapat tambahan tiga poin dari
kemenangan ini langsung memuncaki klasemen, menggeser Singapura yang
sebelumnya menang 2-1 atas Myanmar. Laos mengumpulkan empat poin--unggul
selisih gol dari Singapura--karena pada laga perdana, mereka bermain imbang
1-1 lawan Myanmar.

Dengan demikian, Indonesia tak punya pilihan ketika melakoni partai
pamungkas penyisihan grup, Kamis (10/12), di tempat yang sama. Melawan
Myanmar, tim besutan pelatih asal Uruguay Alberto Bica ini harus menang
dengan skor mencolok, untuk menguak harapan ke semifinal.

Hanya saja, nasib Boaz Salossa dan kawan-kawan ikut dipengaruhi oleh
pertandingan Laos vs Singapura, yang digelar setelah Indonesia vs Myanmar.
Jika Laos dan Singapura bermain aman dan tidak mengejar kemenangan alias
hanya mengejar hasil seri, maka apapun hasil yang diraih Indonesia menjadi
tak berarti, karena pasti tersingkir. Sebab, dengan hasil seri saja maka
Singapura dan Laos yang akan menjadi wakil Grup B untuk maju ke semifinal
pesta olahraga negara-negera Asia Tenggara ini.

Tampil di hadapan puluhan ribu pendukung tuan rumah, Indonesia sempat
mengimbangi permainan lawan karena sampai turun minum skor tetap 0-0. Tetapi
di babak kedua, petaka bagi Indonesia terjadi pada menit ke-66 dan 76,
karena dua kali kiper Franky Irawan harus memungut bola dari dalam jaringnya
hasil eksekusi dari Lamnao Singto.

*LOU*


Wassalam,


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke