*Jakarta* - Urusan bikin gol bukan dominasi striker, gelandang atau bahkan
pemain bertahan saja. Di *matchday* VI, Sinan Bolat mengikuti jejak
Hans-Jorg Butt sebagai kiper yang menjadi pencetak gol.

Jorg 
Butt<http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2009/12/09/111721/1256804/73/butt-tiga-kali-jebol-gawang-juve>kemarin
mengantar Bayern Munich memetik kemenangan gemilang dengan skor
4-1<http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2009/12/09/030741/1256512/73/bantai-juve-4-1-bayern-tembus-16-besar>saat
bertandang ke Juventus. Sang kiper bukan hanya jadi pahlawan di bawah
mistar gawang, dia jadi salah satu *goal scorer The Bavarian* setelah
mengeksekusi penalti yang mengubah kedudukan menjadi 1-1, setelah David
Trezeguet lebih dulu membawa tuan rumah unggul.

Kiper senior berusia 35 tahun itu ternyata bukan satu-satunya penjaga gawang
yang bisa bikin bergetar gawang lawan. Dinihari tadi dalam laga antara
Standard Liege kontra AZ Alkmaar, seorang kiper kembali mencatatkan namanya
di papan skor.

Meski tak meloloskan Liege ke babak 16 besar, kisah kepahlawanan Bolat tak
kalah heroik dari aksi Jorg Butt. Bolat mungkin lebih hebat lagi karena gol
yang dia buat tercipta dari kepalanya, meneruskan sebuah skenario tendangan
bebas di menit terakhir masa* injury time*.
Sinan Bolat, Karena Kiper Juga Berhak Bikin Gol

Gol tersebut bukan hanya menghindarkan tuan rumah dari kekalahan. Soalnya
dengan tambahan satu poin dari laga yang berksudahan dengan 1-1 itu Liege
terhindar dari posisi juru kunci Grup H dan bahkan bisa menyalip Alkmaar
untuk mendapat tiket ke Europa League sebagai penghuni posisi tiga.

"Itu sesuatu yang gila. Saya masih tak bisa mempercayainya. Saya berpikir
kalau saya punya kesempatan dan karena itulah saya maju. Itu murni
keberuntungan," ungkap Bolat usai pertandingan seperti dikutip *USAToday*.

Tak seperti Jorg Butt yang kerap mengambil eksekusi penalti dan membuat
dirinya cukup sering menjebol gawang lawan, gol Bolat dinihari tadi adalah
yang pertama di sepanjang karir profesionalnya. Kiper asal Turki berusia 21
tahun itu baru musim ini membela Liege setelah selama tiga musim sebelumnya
merumput bersama Racing Genk.

Fenomena kiper mencetak gol di *matchday* terakhir Liga Champions 2009/2010
menjadi hal yang menarik di samping Juventus yang mengikuti jejak Liverpool
gagal lolos ke 16 besar.

Kiper mencetak gol jelas bukan hal baru di sepakbola profesional mengingat
hal tersebut mulai kerap terjadi. Salah satu yang paling terkenal dengan
kemampuan menjebol gawang lawan tentu saja pahlawan paraguay, Jose Luis
Chilavert, yang handal mengeksekusi bola mati lewat titik putih atau *free
kick*.

* ( din / arp ) *


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke