Mauutttt... top abis dah mourinho :) :)

=======================================================
Wartawan Tuntut Mourinho Dihukum
 
ATALANTA, KOMPAS.com - Persatuan wartawan Italia (USSI) mengutuk tindakan 
pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, yang mendorong seorang wartawan ketika 
menghindar dari jumpa pers selepas timnya ditahan Atalanta 1-1 dalam duel 
lanjutan Serie-A, Minggu (13/12/09). USSI juga menuntut pengadilan olahraga 
Italia untuk menghukumnya. 

Mourinho memang kecewa berat dengan hasil yang diperoleh timnya. Ia 
melampiaskan kekecewaan tersebut justru kepada wartawan. Menurut saksi mata, 
Mourinho mendorong wartawan Inter Channel, Andrea Ramazzotti, hingga terjatuh 
seraya mencemooh wartawan tersebut saat naik ke dalam bus klub.

Kontan, hal ini membuat para wartawan berang. Presidesn USSI, Luigi Ferraiolo, 
mengutuk tindakan Mourinho. Menurutnya, ini telah merusak hubungan erat antara 
media dengan sepak bola. Ia pun menuntut agar pengadilan olahraga Italia 
menjatuhi hukuman kepadanya.        

"Secara fisik dan verbal pelatih Inter Jose Mourinho menyerang rekan kami 
Andera Ramazzotti, memperburuk keadaan dan mengkhawatirkan hubungan antara 
sepak bola dan media," kutuk Ferrraiolo. 

"Kami meminta pengadilan olahraga bertindak dan berdasarkan hukum klub 
bertanggung jawab atas serangan terhadap wartawan. Mourinho berpotensi mendapat 
sanksi atas tindakannya," tambahnya. 

Perilaku Mourinho ini bukan yang pertama. Saat Inter kalah dari Juventus akhir 
pekan lalu, Mourinho pun tak menghampiri wartawan selepas pertandingan. 
Kemudian, Mourinho bersikap sewenang-wenang dengan membatalkan konferensi pers 
jelang pertandingan Atalanta versus Inter pada Sabtu (12/12).  

"Mourinho sudah menunjukkan sikap kasar dan tidak sopan terhadap rekan-rekan 
kami jelang pertandingan Liga Champions melawan Rubin Kazan," lanjut Presiden 
USSI.

"Serangan ini merupakan sebuah eskalasi tidak bertanggung jawab dan tidak dapat 
diterima. USSI tidak hanya mengungkapkan kemarahan, tetapi juga kekhawatiran 
perilaku semacam ini yang bisa meningkatkan ketegangan dan kontroversi," 
pungkasnya.


Kirim email ke