Giggs: Ini Krisis Terburuk MU
 
MANCHESTER, KOMPAS.com — Gelandang dan kapten Manchester United (MU), Ryan 
Giggs, mengatakan, krisis pemain akibat cedera yang dialami timnya terburuk 
sepanjang dia bergabung dengan klub itu.

Pemain asal Wales ini memperkuat MU sejak 1991. Sejak itu, dia tak pernah 
mengalami krisis klub separah sekarang. Sampai-sampai, gelandang Michael 
Carrick dan Darren Fletcher harus mengisi posisi defender karena tak ada 
pilihan lain.

"Aku tak pernah melihat situasi klub seburuk sekarang. Kami banyak kehilangan 
pemain dalam satu lini karena cedera. Kami hanya punya satu atau dua defender 
yang benar-benar fit," keluh Giggs.

MU memang sedang sial. Rio Ferdinand cedera, disusul defender lain. John 
O'Shea, Gary Neville, Nemanja Vidic, Rafael dan Fabio da Silva, serta Wes Brown 
cedera. Kalaupun Vidic dan Rafael dimainkan pada pertandingan lawan Hull City, 
sebenarnya mereka belum fit benar. Tak hanya itu, sebelumnya Antonio Valencia 
dan Dimitar Berbatov juga sempat cedera.

"Kami harus mengatasi hal ini, tapi sangat sulit. Ini pukulan ganda, sebap 
pemain seperti Fletcher dan Carrick tak terbiasa bermain di lini pertahanan. 
Mereka juga bisa kehilangan kemampuan dan pengalamannya sebagai gelandang," 
terang Giggs.

"Tapi, tak ada yang bisa kami lakukan. Kami hanya harus bermain dengan cara apa 
pun. Beberapa pemain mulai sembuh. Januari dan Februari tahun depan akan sangat 
menentukan," tambahnya.

Meski begitu, dia bersyukur karena MU mampu menghadapi persoalan dan kini masih 
berada di posisi kedua. "Dengan banyaknya pemain yang cedera, berada di urutan 
kedua cukup membahagiakan," ujarnya.


Kirim email ke