Pendukung MU Minta Fergie Mundur
 
MANCHESTER, KOMPAS.com — Ratusan pendukung Manchester United meminta Pelatih 
Sir Alex Ferguson mundur untuk mendesak keluarga Glazer melepaskan hak 
kepemilikannya di klub tersebut.

The Guardian menuliskan, lebih dari 300 suporter menghadiri sebuah rapat yang 
digelar oleh Manchester United Supporters' Trust (MUST) sebelum duel lawan 
Burnley, Sabtu (16/1/2010). Mereka memprotes ketidakbecusan keluarga Glazer 
mengurus MU sehingga menyebabkan utang klub tersebut membengkak hingga lebih 
dari 700 juta poundsterling. 

Salah satu peserta diskusi itu adalah Johnny Flacks, salah satu pendiri dan 
mantan Ketua Independent Manchester United Supporters' Association (IMUSA). Ia 
mengusulkan agar suporter mengirimkan sebuah surat kepada Ferguson yang berisi 
permintaan untuk mundur dari jabatan pelatih. 

"Ini tidak dimaksudkan sebagai pernyataan Alex Ferguson," kata Flacks. "Namun, 
dia mengklaim sebagai seorang sosialis, mantan pramuniaga toko, dan orang awam 
sehingga dia seharusnya terkejut dengan apa yang terjadi." 

"Ini baru bisa berjalan jika ribuan orang mengirimkan salinan surat ini kepada 
Ferguson supaya ia tahu kekhawatiran kami, jika keluarga Glazer tetap memegang 
kendali, peninggalannya bakal hancur. Kami tidak menginginkan itu dan saya rasa 
dia (Ferguson) pun tidak," sambungnya. 

Dengan protes seperti itu, para suporter berharap keluarga Glazer keluar dari 
Old Trafford. Mereka juga menjajaki kemungkinan untuk menunjuk legenda MU, Eric 
Cantona, agar mau bertindak sebagai pemimpin mereka dalam aksi protes sebelum 
duel Liga Champions lawan AC Milan pada 10 Maret. 

Aksi protes itu sebelumnya sudah mewarnai pertandingan MU versus Burnley. 
Selama laga, mereka menyanyikan lagu bernada anti-Glazer. Mereka juga membuat 
spanduk bertuliskan "Cinta United, Benci Glazer". Para pendukung "Setan Merah" 
tidak terima jika Glazer benar-benar melaksanakan rencana mereka menjual 
Stadion Old Trafford dan tempat latihan di Carrington. 

"Itu skenario konyol. Kita bicara soal seorang manajer yang meraih begitu 
banyak hal untuk klub dan telah membuat monster, yakni Manchester United. 
Namun, kita harus mencari hal yang lebih baik dan saat ini kita berada pada 
situasi yang menggelikan, di mana sebuah klub yang memiliki lebih dari 70.000 
suporter kehilangan uang," ujar Flacks. 

"Pindah ke Carrington adalah idenya dan dia seharusnya terkejut karena kini 
Glazer berpikir menjual Carrington dan kemudian membuatnya untuk melunasi 
utang. Itu akan menjadiakn Manchester United tidak lebih baik dari tim nonliga 
yang tidak memiliki lapangan latihan sekalipun." 

"Ini akan menjadi kesempatan bagi Ferguson bahwa sesuatu harus dilakukan. Dia 
akan melihat klub dalam jangka panjang jika itu berarti Glazer akan menjual 
lebih cepat. Dan, jika ia berkata bahwa ia akan mengundurkan diri, mungkin itu 
juga akan mendorong calon pembeli untuk bergegas (membeli klub)," tambahnya. 

The Guardian menambahkan, salah seorang staf Ferguson telah menunjukkan 
dukungannya terhadap gerakan tersebut. Namun, kapten Gary Neville menegaskan 
bahwa dirinya tidak mau terlibat dalam aksi itu.



Kirim email ke