Persebaya Tanpa Suporter Empat Tahun Saat Tandang Ismoyo dan Taufik Hidayat
29/01/2010 17:53 Sriwijaya FC Bekuk Persebaya Hujan Deras, Persebaya vs Persema Malang Ditunda Persebaya Tembus Liga Super Liputan6.com, Surabaya: Ulah brutal bonek atau bondo nekat ketika Persebaya bertanding melawan Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, 23 Januari silam, ternyata harus dibayar mahal. Komisi Disiplin (Komdis) PSSI di Jakarta, Kamis (28/1) malam, menjatuhkan larangan bagi para bonek untuk mendampingi Persebaya saat melakukan pertandingan tandang hingga 28 Januari 2014 atau selama empat tahun. Menurut Ketua Umum Persebaya, Saleh Ismail Mukadar, di Surabaya, Jumat (29/1), sanksi ini sangat berlebihan. Alasannya, susah bagi Persebaya mengontrol para bonek yang tersebar hampir di seluruh Jawa Timur. Karena itu, pihaknya akan mengajukan banding atas sanksi tersebut. Selain dilarang didampingi suporternya, Persebaya juga didenda Rp 50 juta. Denda itu sebagai ganti kerugian yang ditimbulkan suporter Persebaya di Bandung. Selain itu, Komdis PSSI turut memberlakukan sanksi denda Rp 250 juta kepada Persebaya. Sebab, klub asal kota Pahlawan tersebut tidak dapat memberikan pengarahan kepada suporternya agar tak mendukung kesebelasannya saat melakukan pertandingan tandang dalam lanjutan Kompetisi Liga Super Indonesia. Selain Persebaya, Persib juga tak luput dari hukuman. Akibat nyanyian rasis suporternya di laga itu, Persib mendapat hukuman percobaan berupa denda sebesar Rp 250 juta. Ini artinya jika di sisa kompetisi ada tindakan rasis suporter Persib, denda itu harus dibayar. Sementara panitia penyelenggara pertandingan didenda Rp 20 juta.(BOG) -- Q Pablo Picasso - "Computers are useless. They can only give you answers."
