Gw lebih berharap Indonesia melaju sebagai kontestan, bukan sebagai tuan 
rumah...


..:: dikirim dengan perasaan ikhlas ::..

-----Original Message-----
From: Aldo Desatura ™ <[email protected]>
Date: Mon, 15 Mar 2010 09:12:16 
To: BAOT<[email protected]>; <[email protected]>
Subject: [BolaML] bye bye fifa 2022 ..

entah sampai kapan kami bisa menikmati indahnya goyang samba brazil, total
football belanda, hebatnya kekuatan inggris, jerman prancis dan italia
dihalaman beranda rumah kami... tahun 2022 memang 12 tahun lagi... tetapi
ngga mungkin rasanya membangun banyak stadion dalam waktu yang bersamaan
dengan rentang waktu sedemikian dekat.... entah mungkin aku akan bernasib
seperti orang2 tua  ku terdahulu yang tidak pernah mengalami Indonesia
menjadi  Tuan Rumah Piala Dunia



http://bola.kompas.com/read/xml/2010/03/10/08294818/Indonesia.Dicoret..Selamat.Tinggal.Piala.Dunia

Rabu, 10/3/2010 | 08:29 WIB

*JAKARTA, KOMPAS.com* - Federasi sepak bola dunia (FIFA) mencoret
keikutsertaan Indonesia sebagai peserta bidding Piala Dunia 2022 karena
dianggap tidak memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan.

Sekjen PSSI Nugraha Besoes tidak mengelak jika Indonesia dicoret FIFA dalam
keikutsertaannya pada *bidding* pelaksanaan olahraga terpopuler di dunia
itu. "Saya sudah mendengar informasi itu. Saat ini kami hanya menunggu sikap
pasti dari FIFA saja," katanya saat dikonfirmasi oleh *Antara*.

Menurutnya, PSSI sebagai otoritas tertinggi sepak bola di Indonesia sudah
berusaha semaksimal mungkin untuk meloloskan pada proses *bidding* Piala
Dunia 2022. Namun demikian, ada beberapa persyaratan keikutsertaan
*bidding*yang belum terpenuhi hingga batas yang ditetapkan FIFA
berakhir. Sesuai
dengan keputusan FIFA, batas akhir pemenuhan persyaratan *bidding* adalah
tanggal 9 Februari 2010 lalu.

Indonesia dicoret menjadi peserta *bidding* Piala Dunia 2022 karena tidak
mendapatkan dukungan dan jaminan dari pemerintah. Padahal, dukungan dan
jaminan dari pemerintah merupakan syarat yang harus terpenuhi.

Dukungan dari pemerintah yang dibutuhkan termasuk dukungan dari sembilan
departemen itu di antaranya, Departemen Imigrasi, Perhubungan, Keuangan,
Luar Negeri, Hukum dan HAM, Perhubungan, Kebudayaan dan Pariwisata,
Komunikasi dan Informasi, serta Departemen Pertahanan.

Pada tahapan *bidding*, Indonesia sudah masuk tahap 14 dari 19 tahap yang
harus dijalani. Setelah mengumpulkan dukungan dari pemerintah yang
seharusnya 9 Februari lalu, selanjutnya menuju *assessment* pada 14 Mei
mendatang. Proses *bidding* selesai ketika FIFA memutuskan status tuan rumah
pada Desember tahun ini.

Dalam *bidding* tersebut, Indonesia seharusnya bersaing dengan 10 negera
menyusul mundurnya Meksiko. Sepuluh negara itu adalah Australia, Inggris,
Belgia, Belanda, Korea, Jepang, Amerika Serikat, Rusia, Spanyol dan
Portugal, serta Qatar.

*LHW*
*Editor: lhw

*

-- 
Aldo Desatura ® & ©
================
Kesadaran adalah matahari, Kesabaran adalah bumi
Keberanian menjadi cakrawala dan Perjuangan Adalah pelaksanaan kata kata


[Non-text portions of this message have been removed]




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke