Coba bikin disini, pasti ramai :)

===================================================
Piala Dunia Makin Sepi
 
JOHANNESBURG, KOMPAS.com — Piala Dunia 2010 makin terasa sepi dan terancam kian 
sepi. Suporter tim peserta yang datang ke Afsel tak terlalu banyak, apalagi 
jika tuan rumah Afrika Selatan akhirnya tersingkir.

Masalah keamanan tampaknya menjadi pertimbangan sendiri dari suporter-suporter 
tim peserta Piala Dunia 2010. Biaya hidup yang mahal juga ikut memengaruhi. 
Kombinasi itu membuat para suporter berpikir panjang karena tak mungkin 
membangun tenda-tenda untuk tempat tinggal di Afsel demi mengatasi mahalnya 
akomodasi. Pasalnya, bisa-bisa harta mereka ludes terampas penjahat.

Beberapa media massa memperkirakan, pengunjung Piala Dunia 2010 kemungkinan 
berkisar 300.000 sampai 500.000 orang saja. Ini jelas akan sangat jauh 
dibanding pengunjung Piala Dunia 2006 di Jerman yang mencapai jutaan orang.

Selain itu, acara di Fan Fest juga kurang menarik. Setiap harinya hanya ada 
nonton bareng dengan layar lebar, kemudian ada gerai-gerai minuman sponsor 
resmi. Panggung yang ada juga hanya diisi musik lokal yang kadang ada, kadang 
tak ada.

Ketika Italia bertanding lawan Selandia Baru saja pengunjung di Fan Fest tampak 
sedikit. Sementara itu, sebagian besar penonton di stadion adalah warga Afrika 
Selatan.

Hari ini diperkirakan akan terjadi ledakan penonton terakhir saat Afrika 
Selatan melawan Perancis pada partai terakhir di Grup A. Afsel yang sudah seri 
1-1 lawan Meksiko dan kalah 0-3 dari Uruguay hampir pasti tersingkir. Setelah 
pertandingan ini, tempat-tempat Fan Fest dan stadion diperkirakan akan kembali 
sepi, kecuali pertandingan besar atau final.

"Setiap hari ya begini ini. Ramainya hanya saat pembukaan atau pas Afsel 
bertanding. Setelah itu, sepi lagi. Bahkan, partai besar pun pengunjungnya 
sedikit," kata Lesogo Ranchu, seorang sukarelawan yang bekerja di FIFA Fan Fest 
di Inner Free Park, Sandton, Johannesburg.

Dia tak tahu apakah pengunjung masih banyak jika Afsel tersingkir. Namun, dia 
berharap, pada semifinal dan final nanti pengunjung akan kembali membeludak.



Kirim email ke