Kagem petirburung,

3  tendangan  kena  tiang  +  hatrik kiper . . lengkap sudah kesialan
spanyol .
tapi emang liat tiki taka yg asyik banget.


-- 
matur nuwun,
bAkT                           mailto:[email protected]

Wednesday, September 8, 2010, 11:39:27 AM, sampeyan nyerat :

> Melempem ?
> tapi gak heran sih kipernya reina, goblok banget nih kiper tadi malem

> ======================================

> Tim Tango Hancurkan Juara Dunia
> Rabu, 08 September 2010 | 04:56 WIB

> Bermain di kandang sendiri, Argentina tampil agresif dan kencang
> sejak menit awal.  Tanpa memberi peluang Spanyol mengembangkan
> permainan, mereka pun berhasil unggul melalui Lionel Messi pada menit 
> kesepuluh.

> Memanfaatkan umpan terobosan Tevez, Messi mencukil bola masuk sudut kiri atas 
> gawang Pepe Reina.

> Spanyol belum melakukan serangan berarti ketika Higuain
> menggandakan keunggulan tuan rumah pada menit ke-13. Berada di sudut
> sempit, ia berhasil menjangkau bola kiriman Tevez, masuk kotak
> penalti, menggocek Reina, sebelum akhirnya melepaskan bola dari
> sudut sempit masuk  sudut gawang Spanyol.

> Kecolongan dua gol dalam 13 menit memaksa Spanyol menurunkan tempo
> permainan dan membenahi barisan belakang. Namun, Argentina tampak
> enggan kehilangan buruan dan terus mendesak.

> Akibatnya, meski mendominasi penguasaan bola, Spanyol terus
> kesulitan mengembangkan permainan. Pemain Argentina begitu rajin
> mengejar bola dan mematahkan alur serangan lawan di tengah.

> Argentina pun berhasil memperbesar keunggulan menjadi 3-0 berkat
> gol Tevez pada menit ke-34. Gol bermula dari terpelesetnya Pepe
> Reina ketika hendak menghalau bola sehingga bola lepas dari penguasaannya.

> Tevez yang berada tak jauh darinya mencoba menjangkau bola. Reina
> mencoba bangkit dan menghalangi usaha Tevez. Namun, Tevez berhasil
> menyepak bola yang masuk ke sudut kiri bawah gawang tim tamu.

> Spanyol baru bisa melepaskan diri dari tekanan lawan saat laga
> memasuki menit ke-40. Melalui David Villa, Cesc Fabregas, David
> Silva, dan Xabi Alonso, Spanyol menciptakan peluang-peluang gol bagus.

> Sayang, sementara tembakan Villa membentur tiang, eksekusi
> Fabregas, Silva, dan Alonso bisa diblok Sergio Romero. Mereka pun
> terpaksa menerima kenyataan tertinggal tiga gol tanpa balas sampai peluit 
> turun minum berbunyi.

> Memasuki babak kedua, Spanyol mengambil inisiatif menyerang. Dengan
> penguasaan bola dalam tempo cepat, mereka mampu meredam agresivitas
> Argentina sekaligus menciptakan sejumlah peluang.

> Setidaknya, selama sepuluh menit pertama babak kedua, Argentina
> dipaksa bergerak pasif di wilayah sendiri dan deg-degan melihat
> gawang mereka dihujani tembakan-tembakan Spanyol. Untung, nasib baik
> dan performa Romero membuat gawang mereka aman sampai mereka bisa
> menggeliat bangkit pada menit ke-53.

> Tak mau mengulang kesalahan babak pertama, Spanyol kembali
> memusatkan fokus kepada usaha merebut bola. Hasilnya, selain tak
> terancam, mereka juga cepat merebut kembali kendali permainan dan mencoba 
> mengejar ketinggalan.

> Usaha Spanyol akhirnya membuahkan gol balasan dari kaki Fernando
> Llorente pada menit ke-84. Dari sisi kanan kotak penalti, ia
> menjangkau umpan Pedro Rodriguez dan menjaringkannya ke sudut kiri bawah 
> gawang Romero.

> Gol itu membuat Spanyol semakin yakin kepada taktiknya dan terus
> menggempur benteng lawan. Sayang, bukannya mencetak gol, mereka
> malah kecolonagn gol keempat Argentina, yang dicetak Sergio Aguerro pada 
> menit ke-90.

> Dari tengah kotak penalti, ia berhasil menanduk umpan Gabriel
> Heinze masuk sudut kanan bawah gawang Reina. Spanyol tak bisa
> berbuat banyak menanggapi gol ini karena tak lama setelahnya, wasit
> meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan. 

> Selama 90 menit, Argentina menguasai bola sebanyak 47 persen dan
> menciptakan empat peluang emas dari lima usaha. Adapun, Spanyol
> melepaskan empat tembakan akurat dari 22 percobaan.





Kirim email ke