|
Kayaknya gak berlaku deh. Kan sering
dibilang, kalo ada perbedaan harga display dengan kasir, maka yang bener ya
harga kasir. Males gak seeehhh........... Mendingan belanja di warung-warung
tradisional deh, mending ngasih rejeki lebih ama mereka dari pada ama institusi
yang ngeruk keuntungannya kayak gitu.
----- Original Message -----
Sent: Thursday, April 28, 2005 4:08
PM
Subject: Re: [bonsi97] Buat yg belanja di
Carrefour...cek deh...
betul banget...and i prove it myself kemaren... gw kemaren abis belanja
ke carrefour..dan beberapa items harganya gak sama antara yang di kasir ma
yang di display harga diatas barang tersebut... contohnya,tissue gulung
trenty's yang isinya 6 biji, di display harganya 8600 tapi, di kasir harganya
9800.. dan beberapa harga barang yang lain seperti teh,saos dsb..
sebenernya emang kalo diitung satuan, selisihnya gak signifikan, cuman
bayangin aja kalo pembelinya ada 500 orang tiap hari, dapet berapa
coba??...
saran gw, sebelum belanja, kita harus nge-list apa yang mau
dibeli...trus, setiap ambil barang kita tulis harga displaynya di kertas list
kita...nah, waktu di kasir, kalo gak sama, protes aja...hehehe...
Satria Yuliafianto
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
dr milis tetangga.....
" Buat yang
langganan belanja di carrefour, sepertinya memang harus di-cek sendiri
kebenaran
berita ini. Regards Perhatian
buat masyarakat yang ingin belanja di Carrefour. Kalau sudah sering
kejadian begini dan memang masyarakat yang belanja disana hampir tidak
pernah memperhatikan harga yang tertera di Rak dengan harga
yang discan oleh kasir. Saya yakin hampir semua rak di sana harganya
tidaksesuai dengan harga pada kasir...
berani taruhan???
kalau kejadian seperti ini sudah sering terjadi.. laporkan
saja ke Polisi sebagai kasus PENIPUAN Atau kalau ada Polisi yang
kebetulan member di milis ini mohon kesediaan nya untuk
melakukan "survey" langsung ke Carrefour sekaligus membuktikan
kebenaran penipuan ini. Apalagi kalau bisa disebarkan
informasi ke selur! uh masy arakat
Indonesia.
Mungkin juga
bukan hanya Carrefour yang melakukan ini..super market-supermarket yang
lain juga perlu dilakukan "survey"..apa sudah benar sesuai harga barang di
rak dengan harga yang tertera di monitor kasir? mengingat sangat
jarang sekali konsumen memeriksa kembali apakah harga barang di rak sama
dengan harga barang yang tertera di monitor
kasir....???
Carrefour
membohongi customer, lihat saja dilogonya dengan motto "kalau ada yang
lebih murah kami bayar selisihnya" kesimpulannya mereka lebih murah. tapi
dengan cacatan, harus dibuktikan dengan pembelian barang yang sama di hari
yang sama. Tapi kenyataannya barang-barang di carrefour lebih mahal.
Lagian siapa yang mau komplain kalau hanya beberapa ribu, kecuali
barang-barang elektronik yang memiliki selisih harga tinggi, dan kalau
kita mau komplain apa kita harus beli produk yang sama di
toko yang lain, apa berguna barang tersebut. Lain kalau kita beli
barang yang dikomsumsi&nbs p; berulang-ulang (susu bayi
misalnya dan saya dapatkan susu buat anak saya disana memang lebih
mahal). Saya juga punya pengalaman yang sama, waktu membeli lampu
philips 15 watts yang katanya harganya 18 rb, karena percaya saja
dan selang berapa lama karena struk belanjanya masih di dompet dan coba
iseng melihat struk tersebut dan didapati harga lampu tersebut sampai 32
rb. Karena kejadiannya sudah cukup lama makanya kami tidak komplen. Dan
kejadian ke dua, waktu kami membeli babywalker, di display harganya 158 rb
tapi di kasir harganya 178 rb dan itu kami sadari seketika.
Kelihatannya
carefour mengambil kelengahan pembeli, tidak mungkin semua orang akan
mengingat harga yang dibelinya. Aku ada pengalaman yang hampir sama 4
bulan yang lalu: aku beli DVD Player merk Philips, di pajang
dengan harga 1.050.000,- tapi kok jadinya Rp 1.156.000,-
ditagihan Kartu Belanja ku, ah lieur.... pas komplain pada saat tagihan
datang, C/s keukeuh harganya memang segitu... pada waktu itu jadi aku
menderma Rp.106.000,- ke carrefour. Kecewa Carrefour Ratu Plaza Penulis :
Hanifah Zakaria,detikcom - Jakarta, Kamis malam, 27 Januari 2005, saya
beserta suami berbelanja untuk keperluan rumah di Carrefour
Ratu Plaza. Saat proses penghitungan di kasir, terjadi hal yang
mengecewakan yaitu terjadi perbedaan antara barcode dengan harga yang
tertera di rak. Pada rak tempat kami
mengambil
Diapers PetPet
(M70), tertulis dengan jelas bahwa harganya adalah Rp 105.000 namun
sesampainya di
kasir harga menjadi Rp
115.000. Untung saya "ngeh" dengan kejadian ini dan langsung bicara dengan
kasir yang bersangkutan. Karena kasir tidak dapat menghapus transaksi yang
terjadi, kami diminta untuk pergi ke bagian informasi untuk menerima
pengembalian uang. Untungnya hal ini dilakukan dengan baik dan kami
menerima "uang kembalian" sebesar Rp 10.000.
Namun, keesokan
harinya ketika saya bersama adik kembali berbelanja di tempat yang sama,
kembali terjadi peristiwa yang mengecewakan. Bubuk agar-agar (Swallow
Globe) yang saya beli sebanyak 10 bungkus tercatat 11 bungkus dan dua
bungkus di antaranya dihargai 3 kali lipat harga semestinya (harga tertera
di rak Rp 1.520 namun menjadi Rp 4.900!!). Saya sempat menghubungi hotline
Carrefour dan diterima oleh manager on duty hari itu (saya lupa namanya)
dan saya diminta kembali ke Carrefour untuk menerima "uang yang lebih".
Saat pulang kantor suami saya bercerita bahwa saat dia membeli susu Isomil
Plus (400g) untuk anak kami, juga kembali terjadi peristiwa perbedaan
harga (harga tertera di rak Rp 54.500 namun saat di kasir Rp 59.400). Dan
harga semestinya adalah Rp 54.500. Suami saya menanyakan mengapa hal
ini sering terjadi dan kasir yang bersangkutan mengatakan bahwa "belum
diupdate". Yang menjadi pertanyaan kami adalah berapa banyak kejadian
serupa yang dialami oleh pelanggan lain yang lalai untuk melihat layar
mesin penghitung (kasir)
dan mengecek
kembali struk belanjanya. Bagaimana dengan pelanggan yang tidak
dapat mengingat satu per satu harga dari barang yang
dibelinya? Dapatkah Carrefour mempertanggungjawabkan hal ini? Saat manager
on duty meminta saya kembali ke Carrefour untuk mengambil uang saya yang
berlebih, saya
terheran-heran
karena si manager dapat dengan langsung menjawab bahwa uang akan
dikembalikan esok hari tanpa melakukan kroscek lebih dulu. Apakah hal
ini sering dialami oleh pelanggan di Carrefour?
Bayangkan berapa besar hasil selisih perbedaan harga jika
dari satu orang pelanggan saja Carrefour dapat Rp 20.000
sedangkan pelanggan yang berbelanja dalam satu hari lebih dari 100 orang??
Untuk kasus kami, kebetulan sekali perbedaan harga sangat mencolok pada
produk-produk yang mudah diingat karena memang harganya di atas 50 ribu
(diapers & susu), tetapi apa yg terjadi kalau misalnya ada
seorang Ibu yg berencana untuk merayakan ulang tahun anaknya sehingga
harus memborong 10
macam snack yang
berbeda (wafer/coklat/permen) masing-masing jenis beli 50 buah. Akan
sangat susah buat ibu tersebut untuk mengingat-ingat harga masing-masing
snack yang dia borong, selain karena ada 500-an buah barang, harga
yg mirip-mirip antar snack dengan selisih 100/200 rupiah akan menambah
malas ibu tersebut untuk crosscheck/mengingat-ingat harga satuannya.
Pastinya Ibu
tersebut akan percaya saja bahwa apa yg tertera di rak adalah sama dengan
yang tercatat di cash register.Kemungkinan terjadinya keuntungan "gelap"
Carrefour dari contoh kasus di atas sangat besar sekali. Mudah-mudahan
pembaca dapat mengambil hikmah dari pengalaman kami dan jangan lupa untuk
melihat ke layar kasir saat melakukan penghitungan serta cek kembali struk
belanja Anda! Carrefour sebagai tempat belanja dengan moto "ke Carrefour
aja ah.." ini sepertinya sudah tidak dapat menjadi tempat belanja yang
nyaman dan terpercaya lagi.
Willmy Risakotta
Proximity Films
Jl. Erlangga I No. 17Kebayoran
Baru
Jakarta
12110
Tel. 62-21
7250393 Fax 62-21 72801565
Mobile 0811878087
Do you Yahoo!? Yahoo! Small Business - Try
our new resources site!
Yahoo! Groups Links
|