Note: forwarded message attached.
Yahoo! Photos Showcase holiday pictures in hardcover
Photo Books. You design it and well bind it!
SPONSORED LINKS
| School education | Jakarta | Pre school education |
| Bonsi | Bonsi tree |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "bonsi97" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
--- Begin Message ---
Note: forwarded message attached.
Yahoo! Photos
Ring in the New Year with Photo Calendars. Add photos, events, holidays, whatever.--- Begin Message ---
Gita Andriani Roezin - Subik
Jakarta, Indonesia
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of Ndhie
Sent: 05 Januari 2006 11:35
To: [email protected]
Subject: [daarut-tauhiid] Sepuluh Wasiat Untuk Istri
Sepuluh Wasiat Untuk Istri
Written by Nabilah
Monday, 14 July 2003
Istri memegang peranan yang sangat penting dalam istana keluarganya.
Maka ia dituntut untuk memahami peranan tersebut lalu mengaplikasikannya
dalam kehidupan berkeluarga. Berikut ada beberapa wasiat untuk mereka yang
berhasrat menjadi istri yang mendambakan keluarga bahagia. Semoga bisa
bermanfaat bagi kita semua. Amin.
1.Takwa kepada Allah dan menjauhi maksiat
Bila engkau ingin kesengsaraan bersarang di rumahmu dan bertunas,
maka bermaksiatlah kepada Allah. Sesungguhnya kemaksiatan menghancurkan
negeri dan menggoncang kerajaan. Oleh karena itu jangan engkau goncangkan
rumahmu dengan berbuat maksiat kepada Allah.
Wahai hamba Allah....jagalah Allah maka Dia akan menjagamu beserta
keluarga dan rumahmu. Sesungguhnya ketaatan akan mengumpulkan hati dan
mempersatukannya, sedangkan kemaksiatan akan mengoyak hati dan
menceraiberaikan keutuhannya.
Karena itulah, salah seorang wanita shalihah jika mendapatkan sikap
keras dan berpaling dari suaminya, ia berkata:"Aku mohon ampun kepada
Allah..itu terjadi karena perbuatan tanganku (kesalahanku).."Maka
hati-hatilah wahai saudariku muslimah dari berbuat maksiat, khususnya:
-Meninggalkan shalat atau mengakhirkannya atau menunaikannya dengan
cara yang tidak benar.
-Duduk di majlis ghibah dan namimah, berbuat riya dan sum'ah.
-Menjelekkan dan mengejek orang lain. Allah berfirman, "Wahai
orang-orang yang briman janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain
(karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka
(yang menolok-olokkan) dan janganlah wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita
lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik
dari wanita (yang mengolok-olokkan"(QS. Al Hujurat: 11).
-Keluar menuju pasar tanpa kepentingan yang sangat mendesak dan tanpa
didampingi mahram. Rasulullah bersabda:"Negeri yang paling dicintai Allah
adalah masjid-masjidnya dan negeri yang paling dibenci Allah adalah
pasar-pasarnya"(HR. Muslim).
-Mendidik anak dengan pendidikan barat atau menyerahkan pendidikan
anak kepada para pambantu dan pendidik-pendidik yang kafir.
-Meniru wanita-wanita kafir. Rasulullah bersabda:"Siapa yang
menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka"(HR. Imam Ahmad dan
Abu Daud serta dishahihkan Al-Albany).
-Membiarkan suami dalam kemaksiatannya.
-Tabarruj (pamer kecantikan) dan sufur (membuka wajah).
-Membiarkan sopir dan pembantu masuk ke dalam rumah tanpa kepentingan
yang mendesak.
2.Berupaya mengenal dan memahami suami
Hendaknya engkau berupaya memahami suamimu. Apa -apa yang ia sukai,
berusahalah memenuhinya dan apa-apa yang ia benci, berupayalah untuk
menjauhinya dengan catatan selama tidak dalam perkara maksiat kepada Allah
karena tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Al-Khalik
(Allah 'Azza Wajalla).
3. Ketaatan yang nyata kepada suami dan bergaul dengan baik.
Sesungguhnya hak suami atas istrinya itu besar. Rasulullah
bersabda:"Seandainya aku boleh memerintahkanku seseorang sujud kepada orang
lain niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya"(HR. Imam
Ahmad dan Tirmidzi, dishahihkan oleh Al-Albany).
Hak suami yang pertama adalah ditaati dalam perkara yang bukan maksiat
kepada Allah dan baik dalam bergaul dengannya serta tidak
mendurhakainya. Rasulullah bersabda:"Dua golongan yang shalatnya tidak akan
melewati kepalanya, yaitu budak yang lari dari tuannya hingga ia kembali dan
istri yang durhaka kepada suaminya hingga ia kembali"(HR. Thabrani dan
Hakim, dishahihkan oleh Al-Albany).
Ketahuilah, engkau termasuk penduduk surga dengan izin Allah, jika
engkau bertakwa kepada Allah dan taat kepada suamimu. Dengan ketaatanmu pada
suami dan baiknya pergaulanmu terhadapnya, engkau akan menjdai sebaik-baik
wanita (dengan izin Allah).
4.Bersikap qanaah (merasa cukup)
Kami meninginkan wanita muslimah ridha dengan apa yang diberikan
untuknya baik itu sedikit ataupun banyak.
Maka janganlah ia menuntut di luar kesanggupan suaminya atau meminta
sesuatu yang tidak perlu. Renungkanlah wahai saudariku muslimah, adabnya
wanita salaf radhiallahu 'anhunna.Salah seorang dari mereka bila suaminya
hendak keluar rumah ia mewasiatkan satu wasiat kepadanya. Apakah itu??? Ia
berkata pada suaminya:"Hati-hatilah engkau wahai suamiku dari penghasilan
yang haram, karena kami bisa bersabar dari rasa lapar namun kami tidak bisa
bersabar dari api neraka."
5. Baik dalam mengatur urusan rumah tangga, seperti mendidik anak-anak
dan tidak menyerahkannya pada pembantu, menjaga kebersihan rumah dan
menatanya dengan baik dan menyiapkan makan pada waktunya.
Termasuk pengaturan yang baik adalah istri membelanjakan harta
suaminya pada tempatnya (dengan baik), maka ia tidak berlebih-lebihan dalam
perhiasan dan alat-alat kecantikan.
6.Baik dalam bergaul dengan keluarga suami dan kerabat-kerabatnya,
khususnya dengan ibu suami sebagai orang yang paling dekat dengannya.
Wajib bagimu untuk menampakkan kecintaan kepadanya, bersikap lembut,
menunjukkan rasa hormat, bersabar atas kekeliruannya dan engkau melaksanakan
semua perintahnya selama tidak bermaksiat kepada Allah semampumu.
7.Menyertai suami dalam perasaannya dan turut merasakan duka cita dan
kesedihannya.
Jika engkau ingin hidup dalam hati suamimu, maka sertailah ia dalam
duka cita dan kesedihannya. Renungkanlah wahai saudariku kedudukan Ummul
Mukminin, Khadijah radhiallahu 'anha, dalam hati Rasulullah walaupun ia
telah meninggal dunia.. Kecintaan beliau kepada Khadijah tetap bersemi
sepanjang hidup beliau, kenangan bersama Khadijah tidak terkikis oleh
panjangnya masa. Bahkan terus mengenangnya dan bertutur tentang andilnya
dalam ujian, kesulitan dan musibah yang dihadapi. Seorangpun tidak akan
lupa perkataannya yang masyur sehingga menjadikan Rasulullah merasakan
ketenangan setelah terguncang dan merasa bahagia setelah bersedih hati
ketika turun wahyu pada kali pertama:" Demi Allah, Allah tidak akan
menghinakanmu selamanya. Karena sungguh engkau menyambung silaturahmi,
menaggung orang lemah, menutup kebutuhan orang yang tidak punya dan engkau
menolong setiap upaya menegakkan kebenaran".(HR. Mutafaq alaihi, Bukhary dan
Muslim).
8.Bersyukur (berterima kasih) kepada suami atas kebaikannya dan tidak
melupakan keutamaannya.
Wahai istri yang mulia! Rasa terima kasih pada suami dapat kau
tunjukkan dengan senyuman manis di wajahmu yang menimbulkan kesan di
hatinya, hingga terasa ringan baginya kesulitan yang dijumpai dalam
pekerjaannya. Atau engkau ungkapkan dengan kata-kata cinta yang memikat yang
dapat menyegarkan kembali cintamu di hatinya. Atau memaafkan kesalahan dan
kekurangannya dalam menunaikan hak-hakmu dengan membandingkan lautan
keutamaan dan kebaikannya kepadamu.
9.Menyimpan rahasia suami dan menutupi kekurangannya (aibnya).
Istri adalah tempat rahasia suami dan orang yang paling dekat
dengannya serta paling tahu kekhususannya. Bila menyebarkan rahasia
merupakan sifat yang tercela untuk dilakukan oleh siapapun, maka dari sisi
istri lebih besar dan lebih jelek lagi. Saudariku, simpanlah
rahasia-rahasia suamimu, tutuplah aibnya dan jangan engkau tampakkan kecuali
karena maslahat yang syar'I seperti mengadukan perbuatan dhalim kepada Hakim
atau Mufti atau orang yang engkau harapkan nasehatnya.
10.Kecerdasan dan kecerdikan serta berhati-hati dari kesalahan.
Termasuk kesalahan adalah: Seorang istri menceritakan dan
menggambarkan kecantikan sebagian wanita yang dikenalnya kepada suaminya.
Padahal Rasulullah telah melarang hal itu dalam sabdanya:"Janganlah seorang
wanita bergaul dengan wanita lain lalu mensifatkan wanita itu kepada
suaminya sehingga seakan-akan suaminya melihatnya"(HR. Bukhary dalam
An-Nikah).
Adapted from : Rumah tangga tanpa problema, Syaikh Mazin Bin Abdul
Karim Al- Farih.
"Untuk para istri yang berhasrat menjadi penyejuk hati dan mata
suaminya. Semoga Allah memeliharamu dalam naungan kasih sayang dan
rahmatNya. Amin."
===================================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
===================================================================
Yahoo! Groups Links
--- End Message ---
--- End Message ---
