Sorri bro baru sempet bales....baru bangun tidur.......... Hehehehehehehe
Ya udah deh, yg kmrn merasa ter-dzalimi sama gue, gue ajak makan di RB pondok kopi aja.......lebih enak daripada RB Eddy...... ________________________________ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Satria Yuliafianto Sent: Tuesday, November 13, 2007 7:50 PM To: 97'ers sma 12 Subject: Re: [bonsi97] FW: [TI97_ITI] Fw: Malaysia Akhirnya Akui Rasa Sayange Milik Indonesia --> OOT Lo pulang to? Bikin acara2 makan deh di rumah lo ya. Atau lo mo nebus dosa lo dgn traktir gue di RB eddy blok M hehehehe... :) On 11/13/07 6:37 PM, "Suparto, Arie" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Ya udah klo selesai...... Ada acara lanjutan gak pas lebaran haji? Hahahahahahahaha................. ________________________________ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> On Behalf Of Satria Yuliafianto Sent: Tuesday, November 13, 2007 7:09 PM To: Satria Yuliafianto Subject: [bonsi97] FW: [TI97_ITI] Fw: Malaysia Akhirnya Akui Rasa Sayange Milik Indonesia ------ Forwarded Message From: Byanka Sukmadevi Subject: [TI97_ITI] Fw: Malaysia Akhirnya Akui Rasa Sayange Milik Indonesia Selasa, 13 November 2007, 08:38:29 Jakarta, myRMnews. Pemerintah Malaysia akhirnya menyerah soal polemik lagu Rasa Sayange. Menteri Kebudayaan, Kesenian, dan Warisan Malaysia Rais Yatim telah bertemu dengan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik. Dalam pertemuan itu, Malaysia mengakui lagu Rasa Sayange sebagai lagu asli Indonesia. Ketua Umum DPP Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Penata Musik Rekaman Indonesia (PAPPRI) Dharma Oratmangun mengatakan, dalam kunjungan ke Malaysia, lahir kesepahaman antara Jero Wacik dan Rais Yatim. "Persoalan lagu Rasa Sayange selesai. Secara de facto, Malaysia mengakui itu milik Indonesia," kata Dharma kemarin (12/11). Pernyataan eksplisit Rais Yatim, menurut Dharma, disampaikan saat acara Temu Jembatan Budaya di Kuala Lumpur kemarin. Dharma merupakan salah seorang anggota delegasi kebudayaan Indonesia. "Oleh Pak Menteri (Menbudpar Jero Wacik) disampaikan bahwa sebagai negara bertetangga, semua persoalan agar diselesaikan dalam konteks masing-masing. Adapun lagu Rasa Sayange sudah bisa dipahami sebagai warisan yang dipunyai Indonesia," jelas Dharma. Lagu tersebut memang hidup di masyarakat secara luas hingga ke Malaysia. Karena itu, rakyat Malaysia juga mengenal dengan baik lagu tersebut. "Jadi, tidak ada masalah lagi," tegasnya. Jero Wacik saat dihubungi tadi malam membenarkan bahwa masalah lagu Rasa Sayange sudah tuntas. "Sebenarnya, tidak hanya masalah itu yang dibahas. Ada banyak hal," kata Jero. Sayang, pembicaraan tidak berlanjut karena Jero sedang mengikuti jamuan makan malam. Sebelumnya, kementerian kebudayaan Malaysia mengakui telah lalai menggunakan lagu Indonesia lainnya. Yakni, lagu Tiar Ramon karya musikus Minang, yang digunakan tarian delegasi Malaysia pada Asia Festival 2007 di Osaka. Indonesia tidak akan memperkarakan lagu dan kesenian yang dipakai Malaysia. Sebab, Indonesia dan Malaysia masih serumpun. Hanya, Indonesia meminta, jika Malaysia menggunakan kesenian Indonesia, harus diumumkan kepada publik bahwa itu berasal dari Indonesia. Di Malaysia, selain menghadiri Temu Jembatan Budaya, Jero Wacik membuka Indonesia Trend (Trade, Tourism, and Investment) Expo 2007 di Kuala Lumpur. Itu merupakan pameran produk-produk ekspor Indonesia ke Malaysia. jpnn http://www.rakyatme rdeka.co. id/situsberita <http://www.rakyatmerdeka.co.id/situsberita> <http://www.rakyatmerdeka.co.id/situsberita> . ________________________________ Never miss a thing. Make Yahoo your homepage. <http://us.rd.yahoo.com/evt=51438/*http://www.yahoo.com/r/hs> <http://us.rd.yahoo.com/evt=51438/*http:/www.yahoo.com/r/hs> <http://us.rd.yahoo.com/evt=51438/*http:/www.yahoo.com/r/hs> <http://us.rd.yahoo.com/evt=51438/*http:/www.yahoo.com/r/hs> ------ End of Forwarded Message
