ABS menulis :

Lu Su Nio, adalah yang membunuh kaisar dinasti Ceng, Yong Ceng.
Tetapi, walau menarik, tentu sadja kisah itu hanya legenda saja yang
dikait-kaitkan dengan sejarah. Seperti gayanya novelist Perancis, Alexander
Dumas, dengan "Three Musketeers" serta sequel-sequel-nya

Wasalam.




Rinto Jiang :

ABS-heng,

Betul, Lu Su-nio adalah tokoh fiktif.

Perihal Lu Su-nio (Hokkian) atau Lu Si-niang (Mandarin) membunuh Kaisar Yongzheng memang ada begitu legendanya. Lu Si-niang ini diceritakan adalah cucu seorang terpelajar Lu Liu-liang yang hidup di zaman Yongzheng. Ia adalah seorang yang menulis artikel dan buku yang mengecam pemerintahan Manchu di Tiongkok. Dalam bukunya, walau Dinasti Ming telah hancur namun ia tetap menuliskan Dinasti Ming sebagai dinasti berkuasa di Tiongkok dan Dinasti Qing sebagai dinasti utara. Dalam suatu waktu, sewaktu ajakan pemberontakan oleh seorang terpelajar lainnya bernama Ceng Jing yang terinspirasi oleh buku Lu Liu-liang diketahui oleh Yongzheng, Yongzheng memerintahkan hukuman mati kepada keluarga Lu Liu-liang. Ini yang menyebabkan muncul cerita Lu Si-niang membunuh Yongzheng untuk balas dendam.

Versi sejarah resmi dan wajar adalah bahwa Kaisar Yongzheng yang ingin hidup berumur panjang memerintahkan para tabib membuat "obat dewa" (Xian Dan) untuk dimakan sehari2nya. Namun ia malah mati keracunan pada akhirnya. Ada usaha untuk membuka makam Yongzheng dan memeriksa jenazahnya untuk memastikan sebab kematiannya, namun belum ada hasilnya karena pembongkaran makam yang tersendat.

Kaisar Yongzheng memang adalah kaisar Dinasti Qing (Cheng) yang sedikit misterius, dari kontroversi mengenai keabsahannya sebagai pewaris tahta sampai pada kontroversi kematiannya. Namun ia adalah seorang kaisar sangat giat dalam menjalankan pemerintahan, bekerja setiap hari dan hanya tidur beberapa jam sehari selama bertahun2 menyebabkan ia menderita berbagai penyakit. Ia juga yang meneruskan kebijakan Kaisar terdahulu Kangxi dan meletakkan dasar kejayaan Qing bagi anaknya Kaisar Qianlong. Sayangnya ia melanjutkan kebijakan Kangxi dalam bidang sastra yang ketat, itu makanya ia dibenci oleh pihak terpelajar sampai2 ada pemogokan ujian kenegaraan oleh para terpelajar pada masa pemerintahannya.


Rinto Jiang


.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Jaringan pertemanan Friendster : [EMAIL PROTECTED] :.



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke