----- Original Message ----- From: D.O.C 107 To: [email protected] Sent: Monday, 06 March, 2006 00:27 Subject: Re: [budaya_tionghua] Fw: Re:Kenapa orang Cina tidak tertarik jadi tentara
> Maslahnya dalam ketentaraan itu sendiri pendiskriminasiannya justru nampak > sekali mencolok jika saat latihan... > Boleh dicoba sendiri rasanya diperlakukan "kurang" saat latihan.. > Jangankan yang masih pratu ataupun pradu.. > yang sudah berpangkat sendir jangan harap punya anak buah! > Itu kasus yang menimpa tionghoa saat aktif dikemiliteran... > & ini aib yang jarang bahkan tak diakui oleh pihak militer... ----------------------------------------- Bisa DOC-heng sebut contoh yang jelas? Saya sangsikan terjadinya hal itu. Lebih setahun lalu soal ini sudah dibahas juga di milis ini dengan cukup panjang-lebar. Saya kenal seorang ace-fighter di Angk. Udara yang hebat, pernah jadi instruktur utama di sekolah penerbang tempur (jabatang paling bergengsi di AURI), akhirnya jadi marsekal bintang-1 di tahun awal 90-an. Saya kenal seorang special-force di Angk. Darat yang hebat, pernah komandan Yonif-328 (batalyon no-1 di TNI), akhirnya jadi jadi jenderal bintang-2 di tahun akhir 90-an. Saya kenal seorang nakhoda di Angk. Laut yang hebat, pernah jadi panglima armada, dan akhirnya jadi laksamana bintang-4 (pangkat tertinggi) di tahun awal 2000-an! Semuanya orang Tionghoa!! Itu baru contoh dari yang saya kenal pribadi di masing-masing angkatan. Kalau dilihat persentasenya, jumlah orang Cina, dan juga orang Minang misalnya, yang jadi jenderal, laksamana, marsekal di tentara Indonesia, lebih besar dari misalnya orang Batak... Tentu saja karena jumlah orang Batak di tentara jauh lebih banyak dari orang Cina dan orang Minang! Tetapi apakah ini karena orang Batak diprioritaskan masuk tentara sedangkan orang Cina dan orang Minang didiskiriminasi mendaftar ke Akabri? Tidak juga! Memang secara karakter, suku Batak senang masuk tentara, sedangkan suku Minang dan suku Cina agak kurang senang. That's all, and there's nothing wrong with that. Sejalan dengan tinjauan karakter kesukuan ini, kalau dilihat lebih cermat, sebetulnya cukup banyak orang Cina masuk tentara (dan juga polisi), tetapi bukan di core competency kemiliteran (sebagai tenaga tempur), melainkan sebagai tenaga medis/dokter. Dan karier mereka sebagai perwira kesehatan lancar-lancar saja, dan ada juga yang sampai 'pangkat bintang' dengan menjadi direktur kesehatan suatu angkatan (jabatan medical service yang tertinggi di tentara). Di Tiongkok sendiri pun ada suku-suku yang suka jadi tentara, sementara suku-suku lain kurang suka. Barangkali orang Selatan (yang banyak migrasi ke Nanyang) memang kurang suka masuk tentara. Misalnya di Malaysia, yang Nanyang juga, fenomenanya pun begitu. Di kawasan Nanyang lainnya, Singapura, juga kita lihat minat masuk tentara pada rakyatnya rendah, sehingga ada kampanye besar-besaran membujuk warga masuk tentara (ini hanya ada di Singapura), dan itu pun tidak cukup, akhirnya perlu ada wajib militer (yang tidak ada di Malaysia dan Indonesia) Saya di tahun 70-an sampai 90-an banyak berinteraksi dengan tentara Singapura. Saya lihat jumlah tentara yang dari suku Melayu dan Keling cukup banyak dibanding persentase demografis-nya. Tetapi yang sampai ke 'pangkat bintang' tidak ada (setidaknya waktu itu, entah sekarang). Apakah itu karena diskriminasi? Pejabat Indonesia dan Malaysia pernah melontarkan sindiran tentang penganak-emasan karier suku Cina di tentara Singapura, tetapi dibantah pihak Singapura. Saya sendiri pun yakin tidak begitu halnya, tetapi hanya masalah kompetensi SDM saja. Di ketentaraan negeri lain begitu juga, termasuk Indonesia. Wasalam. .: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :. .: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :. .: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :. .: Jaringan pertemanan Friendster : [EMAIL PROTECTED] :. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
