Bung B.H. Jo,
Coba kita perhatikan masalah ini dari awal.
Anda menulis (23-02-2007):
"Sudah dibilangin oleh Bung Rinto secara serius dan hormat, masih
mengejek. Saya harap milis ini tidak akan rusak seperti milis tetangga
yg. banyak berisi dgn. serangan pribadi, kata2 kasar, namecalling,
ejekan, debat kusir."
Ully menulis:
"Oohhh milis tetangga yang kayak tempat chatting itu ya? Yang banyak one
liner? Iya tuh agak agak berantakan memang. Tapi harap maklum doooonk,
khan baru berdiri, belum sampai setahun"
Kemudian anda hari ini menulis:
> Saya mohon perhatian atas komentar saya yg. sebelumnya ttg. milis
> tetangga, yg. barangkali telah disalah artikan oleh Ulysee dgn. tidak
> sengaja atau dgn. sengaja atau barangkali telah salah dimengertikan
> oleh member yg. lain.
>
> ***Yg. saya maksud milis tetangga yg. rusak adalah "BUKAN" milis
> Komunitas Tionghoa***.
>
> Saya mohon perhatian dari team moderator bahwa Ulysee telah
> menggunakan "kata vulgar" thd. saya (*BH Ijo*) spt. tsb. dibawah
> walaupun telah diperingatkan oleh moderator sebelumnya di thread ini.
> Kata vulgar ini yg. barangkali telah dikira adalah kesalahan dari
> pengetikan oleh moderator dari milis ini, tetapi kata vulgar ini
> adalah sengaja dan telah sering dibuat thd. saya sebagai ad hominem
> (atau mau dianggap sebagai kelucuan, yg. saya anggap tidak lucu sama
> sekali) dimilis tetangga sejak beberapa bulan. Tetapi saya tidak
> berreaksi dimilis tetangga sebab sudah biasa ada ad hominem yg.
> dibiarkan saja dan saya juga berpendapat tidak ada harganya utk.
> melayani orang seperti ini. Tetapi saya harap kata2 vulgar jangan
> sampai terjadi dimilis "Budaya" Tionghoa ini, yg. saya masih anggap
> masih mempunyai etik yg. diperhatikan.
>
Sebenarnya, siapa yang dari awal menuding-nuding adanya milis yang
'rusak', yang anda jadikan perbandingan dengan etika bermilis di Budaya
Tionghua ini? Kalau memang milis yang anda maksud itu bukan milis yang
'dilukiskan' oleh Ully, terus yang anda maksud milis 'rusak' itu yang
mana? Yang jelas dong! Milis 'Kampoeng Tionghoa'? Anda malah langsung
menyebut "yg. rusak adalah "BUKAN" milis Komunitas Tionghoa". Disini
terlihat 'kekhawatiran' anda akan "Oh, bukan saya yang melemparnya!".
Terus siapa dong?
Dari kronologis kejadiannya, bukankah anda yang pertama kali menuduh
('rusak'). Apakah ini etis? Mohon juga moderator memperhatikan masalah ini.
Peace!
Budiastawa