Rekan-rekan di Milis Budaya Tionghua, Baru-baru ini seorang teman bertanya : Apakah Khonghucu itu ajaran agama atau filsafat ? Lho bedanya apa, tanya saya ??. Memang nggak gitu nyata sih, tapi kalau saya melihat ajaran Nabi Kongzi, maka terlihat bahwa ajarannya adalah kebanyakan filsafat hidup, dan petunjuk bagaimana menjalani hidup termasuk tata soapn santun etc, tidak pernah (atau belum ketemu katanya ) yang berisikan tentang dewa-dewa, bagaimana memberikan sesajian kepada Thian atau dewa-dewa ? . Karena saya orang bodoh dan takut salah maka saya lemparkan kepada rekan-rekan yang mendalaminya. Sebab saya tergelitik dengan ungkapan teman itu : Kalau Khonghucu itu suatu filsafat atau ajaran hidup maka tidak ada salahnya seorang beragama Buddha tetapi mengadopsi filsafat Khonghucu, atau seorang agnostik misalnya melakuka hal yang sama. Sudah tentu dalam hal ini akan banyak nilai kebajikan yang bersamaan atau paralel, tetapi ada benturan pula kemungkinan dalam liturgi ??. Muhun pencerahan. Banyak tabik en sojah, Tan Loo Kay (sedang minta sedekah ilmu)
[Non-text portions of this message have been removed]
