Catatan moderator untuk saudara Robby:
Bedakan pemikiran dengan pribadi.
==============================================================

Anda ini , bung skalaras , Sebagai orang yang konon mencintai sastra ,
pemilihan kata-katanya sangat tidak mencerminkan. 

 

1.      Kasta 
2.      Tamu Luar 
3.      Buta Informasi 
4.      Bodoh 

 

Saya ragu anda itu melahap buku sastra begitu banyak atau melahap graffiti2
di jalan raya ?

 

Dulupun anda bahas tentang budaya tinggi dan budaya popular dengan pemahaman
yang berantakan . 

Sekarang anda sedang berbicara masalah kasta?

 

Kalau karena masalah tionghoa - cina ini menjadi bahasan yang berkepanjangan
, berputar - putar , yang ada hanyalah nihil , dan rawan konflik ..

 

Saya pribadi selalu menggunakan kata tionghoa , akan tetapi tidak sampai
harus menghakimi orang yang masih menggunakan kata cina ... 

 

Kalau sesama tionghoa saling - sikut2an , menghakimi , maka jangan berharap
suku/etnis lain menghargai tionghoa , kalau sesama tionghoa juga sudah
saling menistakan dan mengkastakan ....

 

Robby Wirdja 

 

  _____  

From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of gsuryana
Sent: Wednesday, November 14, 2007 9:28 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [budaya_tionghua] Lalu bagaimana dengan orang Tiongkok? --
perbandingan dengan insiden penggunaan "indon"

 

From: "Skalaras" <[EMAIL PROTECTED] <mailto:skalaras%40cbn.net.id> net.id>

quote 1

" Biarkan saja orang Tionghoa yang meski telah diberi tahu sejarahnya masih 
ngotot menggunakan istilah cina. anggap saja mereka memang benar2 Cina! yang

tentu lebih rendah kastanya dari kita2 yang Tionghoa. kalau masyarakat 
tionghoa mengadakan perayaan budaya, mereka hanya layak diperlakukan sebagai

tamu luar tentunya. "

Quote 2

" Catatan: Saya tidak menyerang kelompok2 Tionghoa yang mempertahankan 
istilah Cina karena ketidak tahuan. tidak tahu karena buta informasi atau 
karena bodo."

+++++
Yang satu anda menulis berkasta rendah, yang kedua buta informasi/bodo

Dari 2 yang aku quote, apakah bukan menghakimi secara sepihak ?

Bagaimana bisa anda mengatakan seseorang berkasta rendah dan bodo ?, siapa 
yang memutuskan anda sebagai hakim ?

End of disscusse.

sur.

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke